Pemkab Bengkulu Selatan Dorong Pembangunan Kolaboratif, CSR dan Investasi Mulai Dilibatkan

BENGKULU SELATAN, TINTABANGSA.COM, -Pemerintahan Kabupaten Bengkulu Selatan di bawah kepemimpinan Bupati H. Rifai Tajudin dan Wakil Bupati Yevri Sudianto mulai menunjukkan arah pembangunan baru yang lebih progresif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Memasuki awal masa kepemimpinan, berbagai langkah strategis mulai dijalankan untuk mempercepat pembangunan daerah, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan pelayanan publik, pengembangan investasi, hingga mendorong keterlibatan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan kini mengedepankan pola pembangunan kolaboratif dengan membuka sinergi bersama pemerintah pusat, BUMN, BUMD, hingga sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Bupati H. Rifai Tajudin menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi langkah penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa.

“Pembangunan harus dilakukan bersama-sama. Pemerintah daerah terus membuka ruang kolaborasi agar kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi lebih cepat dan merata,” ujar Rifai Tajudin.

Salah satu langkah konkret yang mulai dijalankan adalah pembahasan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP/CSR) Tahun 2026. Melalui program tersebut, pemerintah daerah mendorong dukungan dunia usaha untuk membantu pembangunan fasilitas umum, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah menilai, kolaborasi lintas sektor menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan fiskal daerah sekaligus memperkuat percepatan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Di sektor infrastruktur, Pemkab Bengkulu Selatan juga mulai memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat. Salah satu perkembangan penting yakni proses serah terima aset pembangunan ruas Jalan Letnan Tukiran–Jalan Raja Khalifah dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu kepada pemerintah daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan meningkatkan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintahan Rifai Tajudin juga mulai membangun kerja sama lintas daerah melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah daerah lain.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat inovasi pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, peningkatan kapasitas daerah, hingga membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Bengkulu Selatan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai membuka peluang pembiayaan alternatif atau creative financing agar berbagai program prioritas tetap dapat berjalan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Pendekatan ini dinilai penting untuk mendukung pembangunan sektor strategis seperti jalan, irigasi, pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat desa yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Sejumlah pengamat lokal menilai awal pemerintahan Rifai Tajudin masih berada pada tahap konsolidasi birokrasi dan pemetaan prioritas pembangunan. Namun demikian, arah percepatan pembangunan mulai terlihat dari tingginya intensitas koordinasi dengan pemerintah pusat serta keterlibatan berbagai pihak non-pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Masyarakat Bengkulu Selatan pun menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru ini, terutama dalam menjawab berbagai persoalan daerah seperti perbaikan infrastruktur jalan, penanganan abrasi dan banjir, penguatan sektor pertanian dan perkebunan, hingga penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Dengan potensi sumber daya alam yang besar serta posisi strategis sebagai salah satu kabupaten penting di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Selatan dinilai memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih cepat apabila pembangunan dilakukan secara konsisten, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi dan inovasi pembangunan, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan optimistis mampu menghadirkan perubahan nyata menuju daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *