GOLBE “Gempur” BWS Sumatera VII, Surati Kapolres dan Desak PPATK Bongkar Dugaan Aliran Dana Proyek di Bengkulu

BENGKULU, Tintabangsa.com- Gelombang tekanan terhadap Balai Wilayah Sungai Sumatera VII kian menguat. Gabungan Ormas dan LSM Bengkulu Bersatu (GOLBE) resmi menyurati Kapolres Kota Bengkulu sebagai pemberitahuan aksi sekaligus melontarkan desakan keras agar dilakukan evaluasi total terhadap jajaran pimpinan balai tersebut.

Aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung di depan kantor BWS Sumatera VII dan Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Massa menuntut Kementerian Pekerjaan Umum tidak lagi menutup mata dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepala balai dan pejabat teknis di lingkungan BWS Sumatera VII Provinsi Bengkulu.

Tak hanya itu, GOLBE juga mendesak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) turun tangan menelusuri dugaan aliran dana pada sejumlah proyek strategis yang dinilai sarat kejanggalan.

Koordinator aksi, Aprianto, menegaskan pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian kualitas pembangunan di beberapa proyek yang berada di bawah kewenangan BWS Sumatera VII.

“Kami mendesak kepala Ditjen di Kementerian PU segera melakukan evaluasi total, bahkan reshuffle jika perlu, terhadap seluruh kepala balai di Bengkulu. Jangan sampai dugaan persoalan proyek ini dibiarkan berlarut-larut. PPATK juga harus menelusuri seluruh aliran dana proyek secara transparan,” tegas Aprianto, Minggu (28/2/2026).

Dalam surat bernomor 382/GOLBE/BKL/II/2026 tertanggal 27 Februari 2026, GOLBE menyatakan aksi akan berlangsung damai dan telah menyampaikan pemberitahuan resmi kepada aparat kepolisian sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BWS Sumatera VII maupun instansi terkait belum memberikan pernyataan resmi. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga keberimbangan informasi sesuai Kode Etik Jurnalistik.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *