Polda Bengkulu Laksanakan Tradisi Pengambilan Air Suci Meriahkan Peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-78

DAERAH599 Dilihat


Bengkulu  – Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-78, Polda Bengkulu menggelar upacara pelepasan pengambilan air suci yang dipimpin oleh Karoops Polda Bengkulu Kombes Pol Octo Budhi Prasetyo S.IK., pada hari Senin (10/06/24) bertempat di Lapangan Anton Soedjarwo Polda Bengkulu. 

Dalam sambutannya Karoops mengatakan, rangkaian memperingati hari Bhayangkara ke-78 Polda Bengkulu melaksanakan pengambilan air suci yang berasal dari sumur rumah pengasingan Bung Karno yang mana air suci tersebut akan dikirim ke Mabes Polri untuk digabungkan dengan air suci dari 34 Polda lainnya se-Indonesia.

“Sebagai wujud penghormatan terhadap sejarah Provinsi Bengkulu, Polda Bengkulu memilih untuk mengambil air suci dari rumah pengasingan Bung Karno sebuah tempat yang kaya akan cerita di Kota Bengkulu. Rumah pengasingan ini telah menjadi saksi bisu perjalanan sejarah, terutama pada masa penjajahan”. Ucap Karoops 

Mengakhiri amanatnya Karoops mengatakan, Upacara pemuliaan nilai-nilai luhur tribrata menjadi bagian tak terpisahkan dalam tradisi ini. Melalui pencucian panji-panji Polri tribrata dengan menggunakan air suci dari 34 wilayah hukum Polda, tradisi ini bukan sekadar seremoni, melainkan juga simbolisasi untuk mensucikan dan membersihkan diri. Tutupnya

Setelah upacara pelepasan air suci selesai, dilanjutkan oleh Dansat Brimob Kombes Pol Muhammad Fachry, S.H., S.I.K., M.Si. dalam pengambilan air suci di Museum Rumah Pengasingan Bung Karno Kelurahan Anggut Atas Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.
Air suci yang diambil dari Museum Rumah Pengasingan Bung Karno kemudian diantarkan dengan penuh penghormatan menuju Polda Bengkulu untuk diserahkan kepada Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs. H. Armed Wijaya, M.H., oleh Dansat Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Muhammad Fachry, S.H., S.I.K., M.Si.

Kegiatan upacara ini  bukan sekedar tradisi dari rangkaian perayaan Hut Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, tetapi juga mengukuhkan semangat serta dedikasi anggota kepolisian dalam melayani dan melindungi masyarakat. Dengan harapan dan semangat yang berkobar, tradisi ini memberikan inspirasi dan kebanggaan bagi seluruh anggota kepolisian serta masyarakat Bengkulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *