oleh

Sikap Memalukan Para MC Kelurahan Muara Lakitan

Musi Rawas, Tintabangsa.com – Acara Pernikahane adalah momen spesial dan paling mendebarkan bagi setiap orang. Mulai dari persiapan hingga hari H pernikahan, semuanya dilakukan dengan matang dan penuh perhitungan. Semua itu dilakukan supaya acara pernikahan bisa berjalan lancar serta meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi.

Beberapa orang ada yang memilih menggunakan jasa Mc untuk mengatur berjalan resepsi pernikahannya dengan baik. Namun, berbeda dengan acara resepsi pernikahan di RT 02, Kelurahan Muara Lakitan Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (15/03/2022).

Diacara Resepsi pernikahan antara Sela dan Doni Keluarga besar Bapak Amrullah (Katak) H. Zuber (ALM) dan Ibu Deti Syarnubi tidak sesuai yang diharapkan oleh tuan rumah, dikarenakan MC dalam Acara tersebut tidak hadir tanpa konfirmasi apapun.

Kronologis kejadian ini oknum-oknum MC itu berpatokan kepada ketua panitia, apabila ketua tidak hadir mereka juga tidak hadir, padahal semuanya sudah dicantumkan dalam kepanitiaan dan sudah diumumkan.

Atas kejadian tersebut salah satu tokoh Pemuda Muara Lakitan, Rosit Abdul Rois (33) Angkat bicara, dirinya mengecam keras atas kejadian tersebut karena sudah membuat malu tuan rumah dan memalukan warga kelurahan Muara Lakitan.

“Kejadian ini memalukan Marwah Muara Lakitan yang mana Kecamatan Muara Lakitan Kecamatan yang besar dan termasuk kecamatan yang tuah di kabupaten Musi Rawas Ini,” Ujarnya.

Senada dengan itu Alfitri Jaya Raya, selaku keluarga dari yang mempunyai hajat memberikan himbauan bagi masyarakat kelurahan Muara Lakitan, atas kejadian tersebut kalau bisa oknum MC yang sudah mempermalukan keluarganya tidak usah di pakai lagi untuk di acara resepsi pernikahan.

“Kami menghimbau untuk masyarakat Muara Lakitan, atas kejadian ini bisa menilai sendiri, kalau bisa jasa oknum MC tersebut jangan di pakai lagi, agar tidak terulang kembali, masih banyak SDM Muara Lakitan lebih berkompeten dari mereka,” Ucapnya dengan nada kesal

Dilain tempat, Samson Zawawi (57) Selaku tokoh adat sekalian mantan MC di kelurahan Tersebut, Menambahkan jika selama ini tidak pernah kejadian seperti itu terjadi, baru kali pertama ini baru terjadi.

“Selama ini kejadian seperti ini tidak pernah terjadi sebelumnya, baru ini terjadi, jangan sampai kejadian semacam ini terulang kembali, biar tidak memalukan tuan rumah dan Kelurahan Muara Lakitan.” Harapnya.

Arion Selaku MC Gondang Kecamatan Muara Lakitan, memberi pandangan jika dibiarkan amanah harus profesional, jangan sampai mencoreng nama kelurahan

“Saya pernah jadi MC panitia tetapi tetap dijalankan jangan sampai mencoreng nama kelurahan, karna orang yang mempunya hajat mempunyai harapan,” Ujar Pria yang sering disapa Arion Kereta Malam

Sama halnya dengan Indra, selaku warga kelurahan Muara Lakitan, juga mengatakan kalau itu memalukan warga Muara Lakitan, karna sedang ramai dibahas ditengah masyarakat.

“Ini memalukan tuan rumah, memalukan warga dan memalukan orang banyak,”ucapnya

Ibnu hadromi selaku Camat Muara Lakitan mengatakan bahwa kejadian seperti itu tidak baik dan memalukan orang banyak. “Itu tidak baik, memalukan orang banyak,”tutupnya. (TB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed