Andaru Pranata: Pemprov Memperbaiki Jalan Provinsi Yang Dalam Kondisi Belum Baik

ADVERTORIAL295 Dilihat

Bengkulu, tintabangsa.com- Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Andaru Pranata menunggu etikad baik Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk dapat memperbaiki jalan provinsi yang dalam kondisi belum baik.

Terlebih lagi di wilayah Kabupaten Bengkulu Utara saja, diketahui hampir 30 persen atau hampir 337 Kilometer (Km) dari total jalan provinsi yang ada, mulai terbentang ruas Simpang Tugu Polwan ke Argamakmur, Lais-Argamakmur, Giri Mulya-Lebong sampai Ketahun-Napal Putih, Air Muring, dan Ulok Kupai, sekitar 60 sampai 70 persen dalam kondisi tidak baik. 

“Sekarang ini tinggal lihat paling utama niat Pemprov untuk membangunnya,” ungkap Andaru pada Senin, (23/8/2021).

Menurut Anggota DPRD Provinsi dari dapil Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah ini, sebetulnya ketika Gubernur turun ke lapangan, seperti waktu peresmian jembatan Tanjung Agung, Palik meminta maaf kepada masyarakat. Padahal masyarakat itu sebenarnya tidak menginginkan perkataan saja, melainkan adanya perbaikan. Mengingat kondisi jalan yang menjadi kewenangan provinsi tersebut, memang dalam kondisi rusak berat.

Dicontohkan, ruas jalan yang kerusakan kategori berat, Ketahun-Napal Putih yang pada tahun anggaran 2021 ini hanya diperbaiki tidak sampai 2 Km. Padahal kondisi ruas jalan juga ada ancaman abrasi sungai.

“Kondisi jalan yang rusak berat lagi, di lintas tengah, Penyangkak yang ruas jalannya seperti sungai kering ketika dilewati. Jadi satu-satunya yang diinginkan warga sekarang ini adanya perbaikan,” kata Andaru.

Lebih lanjut ditambahkan, menyikapi aspirasi warga yang terus mengeluhkan adanya perbaikan ruas jalan provinsi tersebut, solusi lainnya untuk Pemprov yang anggaran dana terus dilakukan refocusing, meminta bantuan ke Pemerintah Pusat.

Lantaran jika daerah mengalami keterbatasan anggaran untuk perbaikan diyakininya masih bisa ditanggulagi pusat. Apalagi beberapa ruas jalan di wilayah Bengkulu Utara, juga sudah ada di tanggulangi pihak Balai.

“Jika menunggu anggaran daerah yang terbatas, diyakini perbaikan jalan itu tidak akan selesai-selesai. Pasalnya anggaran pemeliharaan jalan saja juga hanya sekitar Rp. 1 sampai 2 milyar. Belum kita dalam rapat anggaran bersama Pemprov, baik melalui tim anggaran dan dinas teknis, sudah berulang kali menyampaikan agar bisa diperbaiki, tetapi realisasinya tetap belum ada. Jadi Pemprov harus ada gagasan baru yang menembus batas,” demikian Andaru.

Sementara hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari jajaran Pemprov terkait perbaikan jalan provinsi yang rusak di wilayah Provinsi Bengkulu. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *