Bengkulu, tintabangsa.com– Dengan adanya instruksi pemerintah pusat terhadap kebijakan anggaran yang wajib direfocusing guna penanganan Covid-19, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, H. Yurman Hamedi S.Ip meminta para Kepala OPD agar dapat lebih maksimal lagi melaksanakan kegiatan dan program dengan dana anggaran yang ada.

“Justru saat seperti inilah waktunya para Kepala OPD unjuk gigi. Bagaimana agar program yang disusun sebelumnya tetap bisa berjalan meskipun dengan anggaran yang minim akibat refocusing. Dan jelas kita merasa sangat prihatin dengan kondisi seperti ini,” ucap Yurman Hamedi (7/4).

Tahun 2021 ini, lanjut politisi yang juga Ketua DPW Partai Perindo Provinsi Bengkulu ini, hampir sama dengan kebijakan tahun 2020 lalu. Dimana ada beberapa kegiatan yang terpaksa tidak dapat dilakukan akibat dampak kebijakan refocusing anggaran.

“Kami baru saja rapat dengan OPD mitra Komisi III terkait LKPJ Tahun 2020. Sementara untuk refocusing apa saja yang akan direfocusing, kami masih menunggu TAPD menyampaikan pada DPRD. Sejauh ini terkait kebijakan refocusing anggaran, TAPD tidak pernah berkoordinasi dengan kami para anggota dewan di DPRD. Nampaknya mereka melakukan refocusing sepihak. Dan itu belum tentu nanti akan kami terima atau setujui,” kata Yurman.

Lalu dengan adanya refocusing anggaran, maka tentu akan berdampak terhadap program pembangunan yang sudah disusun sebelumnya.

“Refocusing ini dilakukan pada sektor non fisik. Sementara untuk pekerjaan pembangunan fisik seperti infrastruktur jalan serta jembatan yang betul-betul dalam kondisi parah, tentu tidak bisa direfocusing. Kemudian terkait aspirasi, Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan yang jadi program sebelumnya. Harapan kita jangan sampai direfocusing. Namun jika memang nanti TAPD merefocusingnya, maka kami akan menyampaikan pada rakyat bahwa bukan kami yang mencoretnya. Sebab itu, sebaiknya saat akan refocusing, sebaiknya kita duduk dan bahas bersama,” pungkas Yurman. (adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here