Palemang, tintabangsa.com – Sebanyak 10 Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang dikomandoi oleh Edward Samsi SIP MM berkunjung ke Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (09/03/2021).

Edward Samsi yang juga Ketua Pansus ini mengatakan, kunjungan dilakukan bertujuan untuk melakukan studi banding ke Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Karena dinilai profesional dalam mengelola BUMD, maka kita melakukan kunjungan dan studi banding ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan termasuk juga meminta saran dan pendapat kepada Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sumsel,” terang Politisi PDI Perjuangan dari Bengkulu ini.

Dikatakannya, bahwa saat ini pihaknya sedang membahas Raperda Perubahan Status Hukum Badan Hukum Perusahaan Daerah Bimex menjadi Perseroda Bimex Provinsi Bengkulu.

“Kemudian kami melihat bahwa ada beberapa Build Of Transfer (BOT) yang ada di Provinsi Sumatera Selatan ini dapat kita jadikan contoh roh model bagaimana Bimex Perseroda yang akan datang dapat berkembang menjadi seperti BUMD yang ada di Provinsi Sumsel misalnya, Sumsel Energi, Swarna Dwipa dan lain lain,” jelas dia.

Edward juga menjelaskan, bahwa Perusahaan Daerah Bimex Provinsi Bengkulu ini antara lain bergerak di bidang perdagangan, dan jasa.

Dengan adanya studi banding ini, ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam hal ini Kepala Biro Ekonomi Pemprov Bengkulu dapat menimba ilmu dan sharing dari apa yang sudah dilakukan oleh Biro Ekonomi Pemprov Sumsel.

“Terutama bagaimana cara mereka dalam memilih Direksi, Direktur baik itu melalui Tim Seleksi (Timsel) dan sebagainya.

Kemudian di samping itu terkait penyertaan modal bagaimanapun juga kita sadar betul bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu ini modalnya sedikit sementara Perusahaan ini butuh modal dalam menjalankan roda bisnisnya.

Karena itulah kita berharap kepada Kepala Biro Ekonomi Pemprov Bengkulu agar dapat mensiasati dengan berbagai macam strategi walaupun penyertaan modalnya nanti tetap menggunakan dana APBD Provinsi Bengkulu,” paparnya.

Diterangkannya, penyertaan modal Bimex nantinya ia harapkan, sesuai dengan kemampuan APBD Provinsi Bengkulu.

Lebih jauh Edward menjelaskan, saat ini kontribusi PD Bimex ke Pemprov Bengkulu masih terbilang kecil namun dengan adanya Perubahan Status Hukum Badan Hukum Perusahaan Daerah Bimex menjadi Perseroda Provinsi Bengkulu. Kemudian ia menyampaikan, dengan adanya studi banding ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Bengkulu.

Sementara Karo Ekonomi & SDA Setda Provinsi Bengkulu, Dr Anzori Tawakal SE MSi menambahkan, bahwa kunjungan yang dilakukan pihaknya dalam rangka konsultasi dan studi banding untuk pembuatan Raperda Perubahan Status Hukum Badan Hukum Perusahaan Daerah Bimex menjadi Perseroda Bimex Provinsi Bengkulu, untuk itu penyesuaian Peraturan Perundang-undangan yakni di Peraturan Pemerintah nomor 54 Tahun 2017 bahwa tidak ada lagi yang namanya Perusahaan Daerah melainkan diganti dengan Perseroan Daerah.

“Kita melakukan kunjungan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dikarenakan sudah memiliki anak perusahaan daerah yang memang awal berdiri sudah menjadi Perseroda serta Provinsi Sumatera Selatan ini sudah memiliki Perseroda,” terang Anzori.

“Dengan adanya studi banding ini kita harapkan kawan kawan Direksi, Komisaris dan Direktur BUMD dapat menjadikan Provinsi Sumatera Selatan sebagai Pembanding, Panutan dan contoh model dalam pengembangan bisnis untuk mendapatkan keuntungan sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Provinsi Bengkulu,” jelasnya.

Terakhir, ia menambahkan, melalui studi banding yang dilakukan, Perseroda dapat berbasis akuntabel kemudian tranparansi serta berorientasi untuk memperoleh keuntungan dalam rangka menggerakkan ekonomi daerah dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam maupun bisnis yang ditekuni yang dapat dituangkan dalam rencana bisnis yang sehat, profesional dan akuntabel.

Sementara itu, Kepala Biro Ekonomi Pemprov Sumsel, Aprian Joni SE ketika diwawancarai, usai menerima kunjungan Anggota DPRD Provinsi Bengkulu mengatakan, bahwa pihaknya bersyukur dan menyampaikan apresiasi karena Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki satu nilai tambah sehingga menjadi contoh dan Panutan. Hal ini dibuktikan dengan adanya kunjungan dan studi banding dari Pemprov Bengkulu dan Anggota DPRD Bengkulu.

“Dibalik kunjungan ini, juga tidak membuat kita langsung bertepuk dada melainkan ada evaluasi dan perbaikan bagi kita Pemprov Sumsel khususnya Biro Ekonomi.

Karena kita sudah dipandang baik oleh Provinsi tetangga walaupun dulu Provinsi Bengkulu ini merupakan bagian dari Sumbagsel kita juga harus mengoreksi diri sehingga BUMD kita ke depan dapat lebih baik lagi dari pada hari ini,” tandasnya.(ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here