Bengkulu, tintabangsa.com – Tunjangan Profesi Guru (TPG) sertifikasi triwulan keempat tahun 2020 yang hingga saat ini belum cair.
Apalagi perwakilan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Bengkulu, telah menyambangi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov, untuk mempertanyakannya.

OPD tersebut, seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bengkulu.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Dempo Xler ketika menyikapi TPG guru untuk triwulan tiga belum dibayarkan Pemprov mengaku, akan waktu dekat akan menggelar hearing dengan pihak Dikbud Provinsi. Mengingat sepengetahuan pihaknya anggaran dananya sudah ada, namun belum dibayarkan.

“Dengan pemanggilan pihak Dikbud nanti, akan diketahui penyebab belum cairnya TPG triwulan ketiga tersebut. Apalagi anggaran dana bersumber dari APBN tahun 2020 lalu,” jelas politisi PAN ini pada Minggu, (10/1/2021).

Dibagian lain, Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri ketika dikonfirmasi terkait masalah di maksud mengaku bakal segera berkoordinasi dengan OPD teknis, khususnya BPKAD.

“Saya belum menerima laporan. Meski demikian akan segera dikoordinasikan, sehingga pokok permasalahannya sampai TPG belum cair bisa diketahui,” tukasnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here