JALAN RUSAK DI DEPAN SMPN 1 SEI DADAP, WARGA DESAK PEMKAB ASAHAN SEGERA BERTINDAK

ASAHAN, Tintabangsa.com – Kondisi jalan di perbatasan Desa Sei Alim Hasak dan Desa Sijabut Teratai, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Sei Dadap, Kabupaten Asahan, memprihatinkan. Kerusakan jalan yang telah berlangsung lama dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, termasuk para pelajar.

Jalur tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat setempat. Setiap hari, jalan itu dilalui pengendara sepeda motor, warga yang beraktivitas, serta siswa yang berangkat dan pulang sekolah.

Berdasarkan keluhan warga, kondisi jalan semakin menyulitkan ketika hujan turun. Lubang-lubang di permukaan jalan dipenuhi air dan bercampur lumpur, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas. Kondisi tersebut juga menyulitkan pejalan kaki, terutama para siswa yang menggunakan jalur itu setiap hari.

Sementara saat cuaca panas, permukaan jalan yang berbatu dan tidak rata membuat perjalanan menjadi kurang nyaman. Warga khawatir kondisi tersebut dapat memicu kecelakaan, sekaligus mempercepat kerusakan kendaraan yang melintas.

Masyarakat menyebut kerusakan jalan itu telah berlangsung cukup lama, tetapi hingga kini belum terlihat perbaikan menyeluruh yang dapat menjawab keluhan mereka.

Situasi ini pun memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai lamanya kerusakan jalan, kemungkinan alokasi anggaran perbaikan, serta rencana pemerintah daerah dalam menangani akses tersebut.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Asahan, termasuk Bupati Asahan, segera meninjau langsung kondisi jalan di depan SMPN 1 Sei Dadap. Mereka meminta agar kerusakan tersebut ditindaklanjuti melalui langkah penanganan yang nyata dan perbaikan sesuai kebutuhan di lapangan.

Menurut warga, jalan tersebut bukan sekadar sarana penghubung antarwilayah desa, tetapi juga akses penting yang menunjang aktivitas pendidikan dan keselamatan para pelajar.

Masyarakat berharap aspirasi ini mendapat perhatian serius dari instansi terkait, sehingga kondisi jalan tidak terus menyulitkan pengguna dan risiko akibat kerusakan dapat diminimalkan.

“Jangan hanya melihat dan melewati. Mari kita suarakan bersama. Kalau sepakat, tuliskan: PERBAIKI JALAN KAMI agar suara kami didengar,” demikian seruan warga yang disampaikan Surya.(Surya)

Komentar