Jelang Pencoblosan, Bupati Asahan Distribusikan Logistik Pilkades ke 43 Desa

ASAHAN, Tintabangsa.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, Pemerintah Kabupaten Asahan mulai mendistribusikan berbagai kebutuhan logistik pemilihan ke desa-desa penyelenggara.

Distribusi logistik tersebut dilepas Bupati Asahan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan atau yang mewakili serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutan Bupati Asahan yang disampaikan Mohammad Azmy Ismail, distribusi logistik menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 berjalan lancar, aman dan tertib.

Bupati meminta seluruh jajaran yang terlibat, mulai dari Panitia Pemilihan Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemilihan Desa hingga petugas di lapangan, memastikan seluruh logistik tiba di masing-masing desa dengan jumlah yang sesuai, dalam kondisi baik, aman dan tepat waktu.

“Jangan sampai terdapat TPS yang mengalami kekurangan logistik saat pelaksanaan pemungutan suara,” tegasnya.

Untuk itu, proses distribusi, penerimaan, pemeriksaan hingga pengamanan logistik diminta dilakukan secara tertib dan teliti serta dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.

Setiap proses serah terima logistik juga harus dilaksanakan sesuai prosedur dan dituangkan dalam dokumen administrasi yang telah disiapkan.

Selain distribusi, aspek keamanan menjadi perhatian pemerintah daerah. Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri serta seluruh unsur pengamanan yang turut mendukung proses pendistribusian logistik hingga sampai ke desa tujuan.

Ia juga meminta koordinasi antara penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan aparat keamanan terus dijaga hingga seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara selesai.

Menurutnya, Pilkades bukan sekadar proses memilih kepala desa, tetapi merupakan bagian dari pelaksanaan demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga bersama.

Karena itu, seluruh tahapan Pilkades diharapkan berlangsung sesuai ketentuan dengan mengedepankan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Asahan, Darwinsyah Lubis, S.S.T.P., menyampaikan bahwa Pilkades Serentak Kabupaten Asahan 2026 akan digelar di 43 desa yang tersebar pada 18 kecamatan.

Sebanyak 152 TPS telah disiapkan dengan jumlah 128.133 pemilih. Pelaksanaan pemungutan suara dijadwalkan pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Darwinsyah menjelaskan, Panitia Pemilihan Kabupaten bersama seluruh pihak terkait telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kebutuhan logistik tersedia di masing-masing TPS.

Dalam proses distribusi, setiap armada pengangkut logistik didampingi petugas Panitia Pemilihan Kabupaten dan personel kepolisian.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan logistik selama perjalanan sekaligus memastikan seluruh perlengkapan diterima oleh pihak yang berwenang di desa tujuan.

Usai pelepasan, unsur Forkopimda Kabupaten Asahan bersama jajaran terkait meninjau bahan logistik yang akan didistribusikan ke desa-desa penyelenggara Pilkades.(Surya)

Komentar