TARUTUNG, Tintabangsa.com – Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026 yang digelar Perkumpulan Kaum Muslimin (PKM) Tarutung bersama Pengajian Salimah dan Muslimat Tarutung berlanjut dengan kegiatan sosial berupa penyaluran sedekah kepada anak yatim, piatu dan kaum dhuafa.
Santunan tersebut dilaksanakan di Masjid Raya Kota Tarutung, Kompleks Masjid Hutatoruan VI, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 20 September 2026. Sedekah yang disalurkan bersumber dari sumbangan para donatur yang dihimpun dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Ketua PKM Tarutung, H Anwar Hutabarat, didampingi Ketua Salimah Tarutung Roida Royani Gultom dan Ketua Muslimat Tarutung Sutriani, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, Kodim 0210/TU, Polres Tapanuli Utara, Forkopimda Tapanuli Utara, Pengadilan Agama Tarutung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Salimah, Muslimat, para donatur serta seluruh masyarakat Muslim di Kota Tarutung.
Anwar juga mengapresiasi keterlibatan para pembaca Al Quran dan saritilawah, penampilan puisi serta tari-tarian bernuansa Islami dari siswa dan siswi MTs Al Falah Kota Tarutung.
Selain itu, Gabungan Shalawat TNI dari Kodim 0210/TU dan Polri dari Polres Tapanuli Utara, ibu-ibu Pengajian Salimah dan Muslimat Tarutung, serta para siswa MTs Al Falah turut memberikan kontribusi dalam memeriahkan rangkaian peringatan Maulid Nabi.
Menurut Anwar, keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bentuk partisipasi sekaligus kepedulian umat Muslim dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Tarutung.
“Syukur Alhamdulillah, tahun ini setelah selesai pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, kita masih diberikan kesempatan untuk berbagi rezeki dengan memberikan sedekah dan nasi berkah kepada anak yatim, piatu dan dhuafa,” ujar Anwar.
Ia menegaskan, nilai utama dari santunan tersebut bukan terletak pada besar atau kecilnya bantuan yang diberikan, melainkan pada ketulusan dan keikhlasan para pemberi.
“Tolong jangan dilihat besar kecilnya sedekah yang diberikan, namun lihatlah ketulusan dan keikhlasan kami semua. Semoga ini menjadi amal jariyah untuk kita semua. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” katanya.
Anwar juga menyampaikan doa kepada seluruh pihak dan umat Muslim, khususnya masyarakat Tarutung, yang telah memberikan dukungan terhadap seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami selalu mendoakan kepada semua pihak dan umat Muslim di dunia, di Indonesia khususnya di Tarutung yang dengan ikhlas membantu semua kegiatan yang dilaksanakan, semoga selalu diberikan kekuatan, kesehatan, keselamatan, keberkahan, rahmat, hidayah, ridho dan tetap dalam lindungan Allah SWT,” tuturnya.
Setelah kegiatan santunan selesai, Anwar Hutabarat secara resmi membubarkan panitia pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tahun 2026.(Surat)








Komentar