BENGKULU, TintaBangsa.Com – Pembangunan drainase di Perum Graha Mutiara RT. 20 Kelurahan Bumi Ayu, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dalam menata sistem air perkotaan dan lingkungan warga.
Ini setelah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), merampugkan pembangunan dan rehabilitasi saluran air atau drainase sepanjang 78 meter yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu Tahun Anggaran (TA) 2026.
Pembangunan drainase tersebut tidak hanya berdampak pada kelancaran aliran air lebih tertata, tetapi juga membantu mengurangi risiko abrasi serta memperkuat penahan box culvert yang ada di lingkungan RT setempat.
Pemuda Setempat, Akmal Juliandi menilai, drainase yang sudah rampung dibangun ini, membuat lingkungan RT-nya menjadi jauh lebih baik.
Ia mewakili warga, tentunya berterima kasih kepada Pemkot Bengkulu, khususnya di bawah kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi serta Dinas PUPR Kota Bengkulu yang telah membangun drainase tersebut.
“Kami pun berkomitmen untuk turut menjaga keberadaan drainase ini, karena fungsinya sangat vital bagi warga,” katanya.

Dirinya memastikan untuk mengajak warga di lingkungan RT ini, untuk tidak lagi membuang sampah ke drainase. Menurutnya, langkah ini agar aliran air di drainase tetap lancar.
“Drainase inikan berfungsi untuk melancarkan aliran air. Jika sampah menumpuk dan menyumbat saluran, risiko banjir bisa muncul,” tegas Akmal.
Ibu Rumah Tangga (IRT) di sekitar drainase, Marlena menambahkan, keberadaan drainase yang sudah dibangun ini membuat lingkungan terasa lebih nyaman.
“Kami berharap warga turut menjaga kebersihan saluran, agar air tetap lancar dan tidak menimbulkan masalah baru. Dengan begitu manfaat pembangunan ini dapat terasa maksimal,” tambah Marlena.
Lebih lanjut, Marlena meyakini, pembangunan drainase di Perum Graha Mutiara RT. 20 Kelurahan Bumi Ayu ini dapat menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan warga.
“Pemerintah menyiapkan infrastruktur, sedangkan kami selaku warga turut berkomitmen untuk menjaga keberlanjutannya. Dengan kolaborasi ini, drainase sepanjang 78 meter ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi untuk lingkungan yang lebih sehat dan aman,” tutupnya. (ADV)

