KPK Geber Pemeriksaan Saksi Bengkulu, MH Sudah Keluar, AG dan NV Masih di Gedung Merah Putih

JAKARTA, TINTABANGSA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi (KPK) terkait suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong serta wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.

Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Sejumlah nama yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan berasal dari kalangan pejabat pemerintahan hingga pihak swasta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, NOP, telah tiba di Gedung Merah Putih dan menjalani pemeriksaan sejak sekitar pukul 09.05 WIB.

Selain itu, KPK juga memeriksa MH, seorang wiraswasta yang tercatat sebagai Direktur CV Buana Com, Direktur PT Buana Hasta Karya, sekaligus Komisaris PT Andal Bina Mandiri.

MH diketahui telah menjalani pemeriksaan sejak pagi. Namun, berbeda dengan saksi lainnya, MH sudah keluar dari Gedung Merah Putih KPK setelah pemeriksaannya selesai.

Sementara itu, perhatian tertuju pada AG, ASN yang sebelumnya menjabat Pj Wali Kota Bengkulu periode 2024–2025 dan kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu.

AG tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.43 WIB untuk memenuhi panggilan penyidik.

Hingga berita ini ditulis, pemeriksaan terhadap AG disebut masih berlangsung. Begitu pula NV yang juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan dalam agenda KPK hari ini.

Belum diketahui secara pasti materi yang digali penyidik terhadap masing-masing saksi. KPK juga belum mengungkap secara terbuka sejauh mana pemeriksaan para saksi tersebut berkaitan dengan konstruksi perkara yang sedang dikembangkan.

Namun, pemanggilan sejumlah pejabat aktif, mantan pejabat, serta pihak swasta dalam waktu yang sama memperlihatkan bahwa pengembangan perkara tidak berhenti pada perkara awal yang sebelumnya telah diungkap KPK.

KPK diketahui tengah mendalami dugaan korupsi yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.

Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dari Kota Bengkulu maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu menjadi bagian yang menarik perhatian, terutama karena lembaga antirasuah tersebut sebelumnya telah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan dan penggeledahan di Bengkulu.

Meski demikian, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK yang menyatakan keterkaitan masing-masing saksi dengan dugaan tindak pidana tertentu di luar perkara yang sedang dikembangkan.

Publik kini menunggu hasil pemeriksaan tersebut, termasuk apakah rangkaian pemanggilan saksi ini akan membuka fakta baru mengenai aliran kepentingan, proyek, maupun pihak-pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara korupsi di Bengkulu.

TINTABANGSA.COMakan terus memantau perkembangan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, termasuk menunggu keterangan resmi penyidik setelah pemeriksaan para saksi selesai.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *