Kabupaten Semarang – Di balik kesederhanaan rumah miliknya di RT 05 RW 02, Dusun Cukil, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, aroma manis gula jawa yang sedang dimasak menjadi bukti semangat kerja keras Bapak Samsuri dalam menghidupi keluarganya. Melalui usaha produksi gula jawa yang telah digeluti secara turun-temurun, beliau terus mempertahankan mata pencaharian yang menjadi salah satu penopang utama ekonomi keluarga.
Setiap hari, proses pembuatan gula jawa dimulai dari pengambilan nira kelapa, kemudian dimasak dengan ketelatenan hingga mengental dan dicetak menjadi gula berkualitas. Seluruh tahapan dilakukan secara tradisional, membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan tenaga ekstra agar menghasilkan gula jawa yang memiliki cita rasa khas serta bernilai jual tinggi. Produksi gula jawa rumahan seperti ini merupakan salah satu sumber penghasilan penting bagi banyak keluarga di pedesaan Jawa Tengah. Kamis ( 6/8/2026 )
Keuletan Bapak Samsuri menjadi gambaran nyata semangat masyarakat desa dalam memanfaatkan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Meski menghadapi tantangan seperti cuaca, ketersediaan bahan baku, dan fluktuasi harga pasar, semangat untuk terus berproduksi tidak pernah surut.
Keberadaan usaha gula jawa tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan kearifan lokal sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dengan mempertahankan kualitas produk dan konsistensi produksi, diharapkan usaha yang dijalankan mampu terus berkembang serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan keluarga maupun lingkungan sekitar.
Semangat dan kerja keras Bapak Samsuri menjadi inspirasi bahwa usaha kecil yang ditekuni dengan penuh ketekunan mampu menjadi fondasi ekonomi keluarga yang kuat. Melalui dedikasi tersebut, nilai-nilai kemandirian, kerja keras, dan pelestarian potensi lokal terus hidup di tengah masyarakat Desa Cukil.
( Pendim 0714/Boin )

