Bengkulu – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi menjadi perhatian serius Polresta Bengkulu. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, Satlantas Polresta Bengkulu menggelar kegiatan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada karyawan dan karyawati Hypermart Bencoolen Mall yang berlokasi di Jalan Putri Gading Cempaka, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (5/8).
Kegiatan yang tersebut dipimpin oleh IPTU Suandi KBO Sat Lantas Polresta Bengkulu, bersama IPDA Siswo Sudarmo, dan BRIGPOL M. Rifki Hernando. Sosialisasi diikuti oleh karyawan dan karyawati Hypermart, staf Bencoolen Mall, serta menyasar para pengunjung dan pengguna area parkir sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan.
Dalam penyampaiannya, personel Satlantas memberikan edukasi mengenai pentingnya memahami peraturan lalu lintas, rambu-rambu, marka jalan, etika berkendara, hingga pentingnya menjaga keselamatan saat berada di jalan raya. Para peserta juga diingatkan agar selalu melengkapi diri dengan surat-surat kendaraan yang sah serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara.
“Sebagian besar kecelakaan lalu lintas berawal dari pelanggaran yang dianggap sepele. Padahal, kepatuhan terhadap aturan merupakan langkah paling efektif untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kasat Lantas Polresta Bengkulu, AKP Aan Setiawan, S.Sos., M.M.
Selain mengingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, Satlantas Polresta Bengkulu juga mengimbau seluruh karyawan agar selalu membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat berkendara, menggunakan helm berstandar SNI, serta tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.
“Pastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan teknis dan administrasi. Gunakan helm berstandar SNI, lengkapi SIM dan STNK, serta hindari penggunaan knalpot brong karena selain melanggar aturan, juga mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas AKP Aan Setiawan.
Dalam kegiatan tersebut, peserta terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Mereka diberikan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kesadaran dan disiplin dari setiap pengguna jalan.
AKP Aan Setiawan mengatakan, edukasi secara langsung kepada masyarakat, termasuk para pekerja di pusat perbelanjaan, merupakan salah satu langkah preventif yang terus dilakukan Satlantas Polresta Bengkulu untuk menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Kota Bengkulu.
“Kami berharap setiap peserta yang mengikuti sosialisasi ini dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan kerja. Kesadaran sekecil apa pun akan memberikan dampak besar bagi keselamatan bersama,” ungkapnya.
Selain memberikan edukasi tertib berlalu lintas, personel Satlantas juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila dalam keadaan darurat, melihat adanya tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas, maupun membutuhkan kehadiran polisi secara cepat.
“Polri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi yang memerlukan penanganan segera, jangan ragu menghubungi Call Center Polri 110. Layanan ini siap menerima laporan masyarakat selama 24 jam,” pungkas AKP Aan Setiawan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polresta Bengkulu berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang aman serta kondusif di wilayah Kota Bengkulu.

