Lebong – Antrean panjang kendaraan roda dua maupun roda empat terjadi di SPBU 24.391.30 Kabupaten Lebong, Senin (3/8/2026). Sejak pagi, kendaraan tampak mengular hingga keluar area SPBU akibat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM subsidi.
Panjangnya antrean membuat para pengendara harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan bahan bakar. Kondisi tersebut juga menyebabkan arus lalu lintas di sekitar SPBU sempat mengalami kepadatan.
Pengawas 2 SPBU 24.391.30 Kabupaten Lebong, Iskandar, mengatakan antrean terjadi karena pasokan BBM subsidi yang diterima pada hari sebelumnya lebih sedikit dibandingkan kebutuhan masyarakat.
“Pasokan yang kami terima kemarin (2/8) hanya 16 ton. Jumlah itu belum mampu memenuhi tingginya permintaan sehingga terjadi antrean kendaraan,” ujar Iskandar.
Ia menjelaskan, sekitar pukul 15.00 WIB stok BBM subsidi di SPBU tersebut telah habis. Setelah mengetahui stok telah kosong, masyarakat yang masih berada di lokasi memilih membubarkan diri dan pulang.
Sementara itu, Kandek menjelaskan bahwa secara umum pasokan BBM untuk Kabupaten Lebong dalam kondisi aman dan kondusif. Menurutnya, antrean yang terjadi bukan disebabkan gangguan distribusi, melainkan karena pada Minggu (2/8/2026) pasokan yang masuk ke SPBU hanya sebanyak 16 ton.
“Untuk pasokan sebenarnya aman, kondusif. Hanya saja kemarin memang yang masuk hanya 16 ton,” jelas Kandek.
Ia juga menambahkan bahwa antrean panjang di SPBU pada hari Minggu merupakan kondisi yang kerap terjadi karena bertepatan dengan aktivitas pasar yang membuat mobilitas masyarakat meningkat.
“Kalau hari Minggu memang biasanya antrean lebih panjang karena berbarengan dengan aktivitas pasar. Jadi kebutuhan BBM juga ikut meningkat,” tambahnya.
Kandek menambahkan, pasokan BBM subsidi sebanyak 24 ton saat ini sedang dalam perjalanan menuju Kabupaten Lebong. Dengan tambahan pasokan tersebut, pelayanan di SPBU diharapkan kembali normal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. (bks)

