Kabupaten Semarang —Angkat barang rongsok Satgas TMMD bersama warga menjadi langkah awal percepatan penyelesaian program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Semangat gotong royong kembali terlihat saat personel Satgas TMMD Reg Ke 129 bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan rumah yang menjadi sasaran rehabilitasi. Berbagai barang bekas dan rongsokan yang masih berada di dalam maupun sekitar rumah diangkut agar proses renovasi dapat berjalan lebih cepat dan aman.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tahapan akhir sebelum pekerjaan fisik Selesai. Dengan lingkungan yang telah bersih dan area kerja yang lebih leluasa, proses pemasangan keramik serta Plester dinding rumah diharapkan dapat berlangsung secara efektif. Warga sekitar pun turut memberikan bantuan tenaga sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan mencerminkan kebersamaan yang menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD.2/8/2026
Kapten Cba Sugiyanto sebagai Danramil yang ketempatan TMMD Reg ke 129 mengatakan, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan menjadi faktor penting untuk mempercepat penyelesaian sasaran RTLH. Menurutnya, semangat gotong royong tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Sementara itu Setiono (38)pemilik rumah mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Satgas dan warga. Ia berharap rehabilitasi rumahnya dapat segera selesai sehingga keluarga dapat menempati rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Kebersamaan yang ditunjukkan Satgas TMMD dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga kepedulian serta semangat saling membantu. Melalui kerja sama yang solid, target penyelesaian program RTLH diyakini dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Program rehabilitasi RTLH diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus menghadirkan hunian yang sehat dan layak. Sinergi antara Satgas TMMD dan warga akan terus dipertahankan hingga seluruh rangkaian pekerjaan selesai, sehingga manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat penerima bantuan.

