Mukomuko, tintabangsa.com– Kondisi gedung SMPN 18 Mukomuko terpantau semakin memprihatinkan dan membahayakan keselamatan murid serta guru. Pasalnya kondisi sekolah tersebut mengalami rusak berat, atap dan plafon sekolah itu sudah jebol dan menganga . Tiang penyangga, kusen pintu dan jendela juga keropos dan lapuk dimakan bubuk.
Kondisi sekolah memprihatinkan terpantau saat para awak media melakukan kunjungan ke sekolah tersebut yang berlokasi di Desa Talang Rio, Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko, Selasa (28/7/2026).
Kepala SMP N 18 Mukomuko, Lusiana saat di konfirmasi melalui guru sekolah, Yuli, mengatakan dengan kondisi gedung sekolahnya 80 Persen rusak, pihaknya sangat mengharapkan adanya perhatian serius dan tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun pusat untuk segera melakukan perbaikan gedung sekolah secara total.
“Apalagi memang kami sudah ada bayangan dan gambaran sekolah kami tahun ini dapat revitalisasi. Jadi Satu-satunya harapan kami adalah revitalisasi dapat terealisasi tahun ini,” ujarnya.

Yulita mengatakan, aktifitas belajar mengajar di SMP N 18 Mukomuko sering terganggu ketika hujan turun, lantaran air hujan masuk ke dalam kelas.
“Belum lagi risiko bangunan ambruk bisa terjadi kapan saja apalagi pada saat datang hujan. Tidak jarang pada saat belajar hujan turun siswa dan guru keluar dari dalam kelas demi menghindari bahaya atap dan plafon ambrol,” ungkapnya.
“Yulita menyampaikan, jumlah murid di sekolahnya secara keseluruhan kelas VII, VIII dan IX sebanyak 32 murid. “Tetapi dengan gambaran yang segitu pun jumlah yang 300 dengan 32 diharapkan hak mereka sama.”Pungkas Yulita.
Selain guru, para murid di sekolah ini juga menyampaikan keluhan atas kondisi sekolah yang sudah sangat mengkawarirkan. Mereka berharap pemerintah dapat memperbaiki gedung sekolah tempat mereka menimbah ilmu. (AS).

