Kota Bengkulu, Tintabangsa.com, -Kondisi Jalan Bumi Ayu, Kota Bengkulu, kembali menuai keluhan warga. Jalan yang dipenuhi lubang itu dinilai semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan karena hingga kini belum mendapat penanganan yang maksimal. Warga menilai perbaikan yang dilakukan selama ini hanya sebatas tambal sulam tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga kerusakan terus berulang.
Ironisnya, saat malam hari risiko kecelakaan semakin tinggi. Minimnya penerangan jalan ditambah banyaknya lubang membuat pengendara, terutama sepeda motor, kesulitan menghindari kerusakan jalan. Akibatnya, kecelakaan nyaris terjadi setiap hari.
Arianto, warga Bumi Ayu, mengatakan hampir setiap hari ada pengendara yang menjadi korban akibat kondisi jalan tersebut.
“Hampir setiap hari ada saja yang jatuh, bisa satu atau dua orang mengalami kecelakaan. Kalau malam lebih berbahaya karena lampu jalan minim, sementara lubang di jalan sulit terlihat,” ujarnya.
Menurut Arianto, pola perbaikan yang dilakukan pemerintah selama ini justru menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, setiap tahun Jalan Bumi Ayu hanya mendapat penanganan berupa tambal sulam, namun hasilnya tidak bertahan lama.
“Tahun-Tahun Sebelumnya saya lihat ada dua kali dilakukan tambal sulam dalam satu tahun, tapi tetap rusak lagi. Tahun ini juga Dinas PUPR Kota Bengkulu kembali melakukan perbaikan. Baru beberapa bulan selesai dikerjakan, jalan ini sudah kembali berlubang. Kondisi seperti ini membuat masyarakat bertanya-tanya, jangan sampai jalan ini hanya dijadikan ladang proyek karena pekerjaannya terus berulang,” kata Arianto.
Ia berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap kualitas pekerjaan perbaikan jalan dan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian proyek semata.
“Kami minta pemerintah lebih mengutamakan kualitas pembangunan daripada hanya mengejar keuntungan. Jalan ini digunakan masyarakat setiap hari, sehingga harus dibangun dengan baik agar tidak terus memakan korban,” tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya. Mereka berharap Pemerintah Kota Bengkulu segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam yang hanya bertahan dalam waktu singkat.
“Jalan merupakan fasilitas umum yang dipakai masyarakat setiap hari. Sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian lebih agar masyarakat dapat berkendara dengan aman dan nyaman,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan melakukan perbaikan permanen serta mengevaluasi kualitas pelaksanaan proyek jalan di kawasan Bumi Ayu agar kerusakan yang sama tidak terus berulang dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin.(TB)

