SELUMA, Tintabangsa.com, -Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II tengah mengerjakan proyek pelebaran menuju standar ruas Jalan Betungan–Tais di Kabupaten Seluma.
Proyek yang dikerjakan menggunakan anggaran APBN Murni Tahun 2026 itu memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.231.066.463 dengan total panjang penanganan sekitar 1,4 kilometer di dua titik lokasi berbeda.
Pelaksana proyek dari PT Saka Karya Perkasa (SKP), Suryanto, mengatakan pekerjaan difokuskan pada pelebaran badan jalan untuk mencapai standar lebar 7 meter.
“Judul besar pekerjaan ini adalah pelebaran jalan. Kami mulai bekerja setelah Lebaran. Sebenarnya kontrak sudah berjalan sebelum Lebaran, namun karena waktunya tanggung, pelaksanaan dimulai usai Lebaran,” ujar Suryanto.

Ia menjelaskan, pekerjaan dilakukan di dua titik, yakni sepanjang 900 meter di lokasi utama dan 500 meter di wilayah Babatan.
“Saat ini kami fokus pada pekerjaan pelebaran terlebih dahulu. Nantinya juga akan dilakukan patching, kemudian dilanjutkan overlay secara menyeluruh,” katanya.
Menurutnya, pelebaran dilakukan di sisi kiri dan kanan jalan karena kondisi sebelumnya hanya memiliki lebar sekitar 6 meter.
“Pelebaran dilakukan untuk mencapai standar jalan nasional dengan lebar 7 meter,” tambahnya.
Berdasarkan papan informasi proyek, paket pekerjaan tersebut memiliki nomor kontrak PS0102/T/Bpj6.7.1/2026/228 tertanggal 20 Februari 2026 dengan masa pelaksanaan selama 240 hari kalender dan masa pemeliharaan 365 hari kalender.
Adapun proyek ini berada di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Bengkulu, dengan kontraktor pelaksana PT Saka Karya Perkasa dan konsultan pengawas KSO PT Tribina Matra Carya Cipta, PT Daya Creasi Mitrayasa, serta PT Cremonapratama Total Engineering.
Sementara itu, di lapangan kondisi ruas jalan Betungan–Tais masih ditemukan banyak titik berlubang dan mengalami kerusakan yang cukup mengganggu pengendara. Di sejumlah lokasi, aktivitas pekerjaan juga belum terlihat signifikan meski proyek telah berjalan pasca-Lebaran.
Warga berharap pengerjaan pelebaran dan perbaikan jalan dapat dipercepat mengingat ruas tersebut merupakan jalur vital penghubung Kota Bengkulu dengan Kabupaten Seluma dan daerah pesisir selatan lainnya.
Selain paket pelebaran senilai Rp8,2 miliar tersebut, BPJN Bengkulu juga tengah menjalankan proyek preservasi ruas Jalan Kembang Seri–Betungan–Tais dengan nilai kontrak mencapai Rp24,5 miliar.

Berdasarkan papan proyek, pekerjaan preservasi tersebut memiliki nomor kontrak PS0102/T/BPJN6.7.1/2026/227 dengan masa pelaksanaan selama 300 hari kalender. Proyek itu dikerjakan oleh PT Pulau Batu Intan di bawah pengawasan konsultan KSO PT Tribina Matra Carya Cipya, PT Daya Creasi Mitrayasa, dan PT Creminapratama Total Engineering.
Dengan adanya dua paket pekerjaan tersebut, masyarakat berharap kondisi jalan nasional di wilayah Bengkulu–Seluma dapat segera lebih mulus, aman, dan nyaman dilalui pengguna jalan.(TB)

