Bengkulu, Tintabangsa.com- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Bengkulu, khususnya pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berpartisipasi dalam kegiatan Mitigasi Langit dengan tema Retreat Merah Putih (RMP). Program ini dirancang khusus untuk diikuti oleh seluruh ASN pria.
Retreat Merah Putih merupakan upaya mitigasi berbasis spiritual yang bertujuan mencegah potensi bencana sekaligus mengundang keberkahan dari langit maupun bumi. Agenda ini diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menjaga keselamatan wilayah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Syafriandi, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan Retreat Merah Putih saat ini telah memasuki tahap kedua. Program tersebut berlangsung di sejumlah masjid yang telah ditentukan, salah satunya adalah Masjid Merah Putih di Kota Bengkulu.
Pada Sabtu, 20 Desember 2025, Syafriandi menjelaskan bahwa kegiatan ini dijalankan secara rutin dan melibatkan seluruh ASN pria. Ia menyampaikan bahwa agenda tersebut telah memasuki minggu kedua pelaksanaannya dan diadakan di beberapa masjid di kota.
Ia juga menuturkan pesan dari Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Gubernur mengimbau agar seluruh lapisan masyarakat, khususnya ASN pria, ikut serta dalam program ini sebagai langkah bersama dalam memohon perlindungan dan keberkahan untuk Provinsi Bengkulu.

“Kami berharap program ini dapat menjadi momentum yang mempererat kebersamaan sekaligus bentuk doa bersama agar kami senantiasa dilindungi dari bencana yang mungkin terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Syafriandi menekankan bahwa program Retreat Merah Putih tidak hanya berhenti di tingkat provinsi. Program ini akan terus digalakkan hingga mencakup pemerintahan daerah di tingkat kabupaten dan kota.
Ia menyampaikan harapan besar agar rangkaian kegiatan semacam ini dapat menjadi sarana untuk mendatangkan keberkahan sekaligus menjaga keselamatan daerah dari potensi bencana alam. Dengan optimisme, ia menutup penjelasannya bahwa melalui upaya ini, Provinsi Bengkulu akan selalu diberkahi dan dilindungi.(ADV)

