TOBA, Tintabangsa.com – Meski belum ditemukan adanya titik api, jajaran Kodim 0210/TU bersama instansi terkait dan masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tugasnya.
Kesiapsiagaan tersebut dilakukan dengan pemantauan dan patroli secara berkesinambungan di sejumlah kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran, khususnya di wilayah Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan (Humbahas), Samosir dan Tapanuli Utara.
Atas arahan Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., para prajurit mulai dari Koramil 01 hingga Koramil 26 terus melakukan pengecekan kondisi hutan dan lahan serta memonitor wilayah binaan masing-masing.
Salah satunya dilakukan jajaran Koramil 17/Balige melalui patroli karhutla bersama unsur pemerintah, kepolisian, instansi terkait dan masyarakat. Patroli kali ini dilaksanakan di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Minggu (4/10/2026).
Danramil 17/Balige Kapten Inf Sangkan Samosir melalui Babinsa Serda J. Pardosi didampingi Serda O. Simanjuntak mengatakan, pemantauan wilayah merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya kebakaran.
“Kami selaku Babinsa yang memonitor wilayah binaan terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan aparat desa, dinas terkait, kepolisian serta masyarakat untuk memantau dan mengecek lahan, hutan maupun lokasi lainnya yang berpotensi terjadi kebakaran,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera memberikan informasi kepada Babinsa maupun aparat terkait apabila menemukan indikasi titik api atau kejadian lain yang berpotensi menimbulkan bencana.
“Kami mengharapkan masyarakat tidak ragu untuk melaporkan apabila melihat atau menemukan adanya titik api, termasuk apabila terjadi musibah atau bencana lainnya,” katanya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing. Masyarakat juga diminta tidak sungkan menyampaikan berbagai persoalan di desa yang membutuhkan penanganan maupun kegiatan positif yang dapat dilakukan secara bersama-sama.
“Dengan terjalinnya sinergi dan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis dan kondusif. Dengan demikian, seluruh aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik, aman, tertib dan lancar,” lanjutnya.
Sementara itu, Dandim 0210/TU Letkol Arm Kiky Hardian, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang dinilai telah melaksanakan tugas secara maksimal dalam menjaga wilayah, termasuk dalam kegiatan pemantauan dan pencegahan karhutla.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah bekerja secara maksimal. Tolong pertahankan semangat dan etos kerja yang sudah kalian tunjukkan selama ini,” ujar Kiky Hardian.
Ia berharap setiap pengabdian dan kelelahan para prajurit selama menjalankan tugas menjadi bagian dari amal pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Lebih lanjut, mantan Komandan Batalyon Artileri Medan (Danyonarmed) 2/Kilap Sumagan Medan itu menekankan pentingnya keberanian, ketulusan dan keikhlasan dalam menjalankan setiap tugas.
Menurutnya, sikap tersebut harus menjadi pondasi bagi prajurit dalam memberikan pengabdian terbaik, termasuk ketika menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
“Jangan kalian pernah putus asa dan menyerah. Teruslah berbuat yang terbaik bagi masyarakat, satuan, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Letkol Arm Kiky Hardian.(Surya)








Komentar