BENGKULU, Tintabangsa.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2026 tetap diarahkan untuk kepentingan masyarakat serta mendukung percepatan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.
Komitmen tersebut disampaikan dalam jawaban Gubernur Bengkulu atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Provinsi Bengkulu terhadap Rancangan APBD Perubahan TA 2026 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Sabtu (26/9/2026) malam.
Jawaban gubernur dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni. Ia menegaskan, berbagai masukan, saran dan pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan arah kebijakan anggaran daerah.
“Sehingga program-program pembangunan yang nantinya dilaksanakan, ditargetkan dapat berjalan secara efektif, efisien dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Herwan.
Menurut Herwan, dinamika pembahasan anggaran antara pihak eksekutif dan legislatif merupakan bagian dari proses demokrasi yang sehat. Setiap catatan maupun rekomendasi DPRD dipandang sebagai bentuk kontrol sosial yang konstruktif untuk memastikan kebijakan pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kita selaku pemerintah daerah memandang setiap catatan dan rekomendasi dari dewan sebagai bentuk kontrol sosial yang konstruktif,” ujar Herwan.
Ia menegaskan, Pemprov Bengkulu berkomitmen memastikan setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD Perubahan dapat digunakan secara tepat sasaran dan tetap selaras dengan perencanaan pembangunan daerah.

“APBD Perubahan bukan sekadar rutinitas administratif tahunan, melainkan instrumen strategis untuk merespons kebutuhan mendesak masyarakat serta menyesuaikan target pembangunan dengan kondisi riil,” katanya.
Sebagai bagian dari tindak lanjut pembahasan bersama DPRD, Pemprov Bengkulu juga akan melakukan penajaman terhadap berbagai program pembangunan. Penajaman tersebut terutama menyasar sektor-sektor yang menjadi prioritas, di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi kerakyatan.
Herwan menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi modal penting dalam memastikan APBD Perubahan TA 2026 mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Pemprov Bengkulu berharap APBD Perubahan TA 2026 dapat menjadi katalis dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal pelaksanaan anggaran ini, sehingga transparansi dan akuntabilitas tetap terjaga, demi mewujudkan Provinsi Bengkulu yang lebih maju dan sejahtera,” demikian Herwan.(ADV)








Komentar