Kisah Haru Kasatpol PP Kota Bengkulu Saat Nobar Flim “ISTIMEWA”: Saya Bagian dari Perjuangan Mereka

BENGKULU – Film terbaru berjudul “ISTIMEWA” sukses mencuri perhatian publik dan menuai apresiasi luas dari para penonton serta kritikus film.

Mengangkat kisah nyata perjuangan anak-anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama, film ini dinilai berhasil membawa angin segar sekaligus pesan mendalam tentang inklusivitas di tengah masyarakat.

Kegiatan nonton bareng ini dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Dr. Sahat Marulitua Situmorang beserta Istri Ibu drg.Kernawaty Sianturi, Ketua Yayasan Pijar Qalisya Ita Yunita, A.Ma, SH, Ketua PMMI Irna Riza Yuliastuty, S.Sos, Perwakilan dari teman teman Rumah Istimewa Bengkulu dan teman – teman Penyandang Disabilitas lainnya, Selasa (22/9/26).

Tanggapan dari Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat menyampaikan Flim ISTIMEWA ini adalah flim yg luar biasa yang menggambarkan perjuangan dari orang orang yang istimewa.

Saya juga pernah dan sampai saat ini menjadi bagian dari peristiwa – peristiwa yang ada di flim tersebut, bagaimana tantangannya, bagaimana perjuangannya, dan flim ini flim yang layak untuk ditonton tidak hanya bagi orang – orang yang istimewa tapi juga orang – orang yang ada disekitarnya, supaya saling menolong, saling mengasihi, bahwa hidup itu selalu disempurnakan tidak ada yang kekurangan yang penting bersyukur, bersemangat menjalani hari – hari, ungkap sahat.

Ketua Yayasan Pijar Qalisya, Ita Yunita, A.Ma, SH, menyampaikan bahwa respons yang diterima sejak penayangan film ini sangat positif dan menyentuh hati. Beliau mengungkapkan rasa bangganya karena film “ISTIMEWA” mampu menyuarakan realitas kehidupan anak-anak disabilitas secara jujur dan bermartabat.”Film ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah media edukasi yang kuat.

Kami melihat penonton sangat tersentuh karena film ini mengangkat isu inklusivitas, kisah nyata yang emosional, serta membawa pesan moral yang begitu kuat kepada masyarakat luas,” ujar Ita.

Hal yang membuat film “ISTIMEWA” ini semakin lekat di hati masyarakat Bengkulu adalah keterlibatan penuh dari talenta-talenta lokal. Film ini secara khusus melibatkan anak-anak binaan dari Yayasan Pijar Qalisya, Generasi Inklusi dan Rumah Istimewa.

Tidak hanya itu, sosok Anggi, salah seorang influencer penyandang disabilitas berbakat asal Kota Bengkulu, juga turut mengambil peran penting dalam proyek film ini.

Kehadiran ” Anggi ” anak binaan Yayasan Pijar Qalisya, Generasi Inklusi dan Rumah Istimewa saya sangat bangga dengan beliau doa sudah memberikan nyawa pada setiap adegan, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi di industri kreatif.

Melalui sinergi ini, film “ISTIMEWA” diharapkan dapat membuka mata masyarakat agar tidak lagi memandang penyandang disabilitas dengan sudut pandang belas kasihan, melainkan memberikan ruang dan kesempatan yang setara untuk berkembang.

Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada orang – orang baik yang telah membantu dan mensupport atas terselenggaranya kegiatan Nobar ini. Ujar Ita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *