Dorong Indonesia Emas 2045, PEKKA dan TP PKK Asahan Gelar Lokakarya Pemberdayaan Perempuan

TANJUNG BALAI, TintaBangsa.com – Upaya mendorong terwujudnya Indonesia Emas 2045 terus dilakukan melalui penguatan pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Hal itu salah satunya diwujudkan melalui Lokakarya Mendukung Indonesia Emas Melalui Transformasi Sistem Pendidikan Pemberdayaan Perempuan yang digelar di Aula Kantor Camat Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan hasil kolaborasi PEGAS PEKKA, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), serta Pemerintah Kecamatan Tanjung Balai.

Lokakarya dihadiri Camat Tanjung Balai Rizaldy Situmorang, SP, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Asahan, kader PEKKA se-Kecamatan Tanjung Balai, serta Ketua TP PKK Desa dan Pokja Pendidikan TP PKK Desa se-Kecamatan Tanjung Balai.

Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya transformasi pendidikan sebagai bagian dari pemberdayaan perempuan. Pendidikan tidak hanya dipandang sebagai sarana meningkatkan pengetahuan, tetapi juga sebagai salah satu fondasi untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan.

Perempuan yang memiliki akses terhadap pendidikan dan pemberdayaan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, semangat pemberdayaan perempuan juga dikaitkan dengan pembangunan keluarga yang lebih kuat. Perempuan yang berdaya secara pengetahuan maupun ekonomi dinilai memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan dan kesejahteraan keluarga.

Kolaborasi antara PEKKA, TP PKK dan pemerintah kecamatan menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam memperluas manfaat program pendidikan dan pemberdayaan perempuan di tingkat masyarakat.

Antusiasme kader PEKKA dan PKK terlihat dalam pelaksanaan lokakarya tersebut. Para peserta mengikuti kegiatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan.

Melalui kegiatan ini, semangat “Perempuan Berdaya, Pendidikan Jaya, Indonesia Emas 2045” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan yang menyentuh langsung masyarakat.(Surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *