Asahan, Tintabangsa.com,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun 2025, Senin (30/03/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kegiatan berlangsung di ruang Rapat Rambate Rata Raya Kantor DPRD Kabupaten Asahan, Jalan Jenderal A. Yani, Kisaran.
Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP, Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane, MKM, para Wakil Ketua DPRD, jajaran Asisten Setdakab, Staf Ahli Bupati, para Kepala OPD, para Camat se-Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Bupati, disampaikan bahwa berbagai indikator makro pembangunan Kabupaten Asahan menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Jumlah penduduk meningkat dari 813.720 jiwa pada tahun 2024 menjadi 824.597 jiwa di tahun 2025, dengan pertumbuhan sebesar 1,34 persen.
Dari sisi ekonomi, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat naik dari Rp57,45 triliun menjadi Rp63,14 triliun atau tumbuh 6,42 persen. Sementara PDRB atas dasar harga konstan juga mengalami kenaikan sebesar 4,59 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 75,13 persen dan masuk kategori tinggi.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka menurun dari 5,94 persen menjadi 5,46 persen, serta angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,12 persen menjadi 7,18 persen.
Dalam aspek keuangan daerah, target pendapatan tahun anggaran 2025 sebesar Rp1,97 triliun terealisasi sebesar Rp1,90 triliun atau 96,72 persen. Sementara belanja daerah terealisasi sebesar 94,22 persen dari total anggaran Rp2,04 triliun. Untuk pembiayaan daerah, realisasi mencapai 100,02 persen dari target yang ditetapkan.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Asahan juga memaparkan capaian kinerja berdasarkan sembilan program prioritas pembangunan. Di bidang pendidikan, dilakukan rehabilitasi 65 sekolah serta pemberian beasiswa kepada 1.164 pelajar dan mahasiswa kurang mampu. Pada sektor kesehatan, sebanyak 163.124 warga telah menerima jaminan kesehatan daerah, serta diraihnya penghargaan UHC Award kategori madya.
Di sektor ekonomi, pemerintah telah menerbitkan 4.965 izin usaha serta membentuk 204 koperasi desa/kelurahan Merah Putih. Sementara pada sektor infrastruktur, pembangunan jalan sepanjang 52,9 kilometer dan pemeliharaan hampir 5 kilometer berhasil direalisasikan.
Tidak hanya itu, capaian lainnya meliputi peningkatan sektor pertanian, penguatan nilai religius, tata kelola pemerintahan yang baik dengan raihan opini WTP delapan kali berturut-turut dari BPK, hingga penguatan inovasi daerah dan pengembangan lingkungan berkelanjutan.
Ketua DPRD Kabupaten Asahan dalam penutupannya menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten Asahan serta menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Rapat paripurna ditutup pada pukul 12.55 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah sekaligus merumuskan langkah strategis untuk pembangunan Asahan ke depan.(Surya)

