Bengkulu, 6 Maret 2026. Dalam upaya meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas serta menekan angka fatalitas korban kecelakaan, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Bengkulu menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Jumat, 6 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKS 1 Kota Bengkulu dengan menyasar siswa dan siswi sebagai peserta.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Jasa Raharja dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan lingkungan sekolah, agar memiliki pemahaman dasar dalam penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas sebelum mendapatkan pertolongan medis lanjutan.
Dalam pelaksanaannya, PT Jasa Raharja Kanwil Bengkulu bekerja sama dengan tim Bidokkes Polda Bengkulu yang memberikan materi sekaligus praktik langsung terkait penanganan kondisi darurat di lapangan. Peserta kegiatan terdiri dari siswa dan tenaga pendidik yang diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.
Materi yang disampaikan meliputi teknik pengamanan lokasi kejadian, cara melakukan pengecekan kondisi korban, penanganan cedera dasar, hingga praktik bantuan hidup dasar (Basic Life Support).
Pelatihan ini dirancang agar mudah dipahami dan dapat diaplikasikan langsung oleh peserta dalam situasi darurat.
Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja turut mengingatkan kembali peran dan fungsi perusahaan dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat melalui dua program utama, yaitu asuransi kecelakaan penumpang angkutan umum sesuai Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 dan asuransi tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Jasa Raharja, aparat, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan lalu lintas. Para peserta juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif menyebarluaskan edukasi keselamatan di lingkungan masing-masing, sehingga dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di wilayah Kota Bengkulu.

