Kebakaran Hanguskan 17 Los Pasar, Kapolres Bengkulu Utara Turun Langsung ke Lokasi

Bengkulu Utara – Kapolres Bengkulu Utara Bakti Kautsar Ali turun langsung ke lokasi kebakaran pasar tradisional di Desa Sidomukti, Kecamatan Padang Jaya, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 12.45 WIB.

Kehadiran Kapolres di lokasi menunjukkan respon cepat aparat kepolisian dalam menangani musibah yang menghanguskan sedikitnya 17 los pasar beserta barang dagangan milik warga.

Begitu menerima informasi kejadian, Kapolres langsung bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memimpin pengamanan serta memastikan proses penanganan berjalan optimal. Di lokasi, Kapolres berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, pemerintah daerah, serta masyarakat guna mempercepat upaya pemadaman.

Api diketahui mulai membesar saat para pedagang tengah melaksanakan salat Jumat, sehingga kondisi los pasar dalam keadaan kosong. Material bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu serta posisi kios yang berdempetan membuat api cepat merambat, diperparah dengan tiupan angin yang cukup kencang.

Berkat kerja cepat petugas gabungan, api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dilakukan upaya intensif selama lebih dari satu jam.

Kapolres Bengkulu Utara menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah-langkah penanganan, mulai dari pengamanan lokasi, membantu proses pemadaman, hingga melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

“Personel kami langsung turun untuk mengamankan lokasi dan membantu proses penanganan bersama pihak terkait. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kapolres.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta, meliputi 17 los pasar, dua unit sepeda motor, serta barang dagangan milik pedagang.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat bangunan seperti pasar tradisional.

Saat ini, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif. Proses pendinginan, pembersihan area, serta pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh petugas gabungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *