BKD Kepahiang Tekankan Disiplin ASN di Tengah Kebijakan WFA dan Target PAD

Kepahiang, Tintabangsa.com,-Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang menekankan pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN) di tengah penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Penegasan itu disampaikan Sekretaris BKD saat memimpin apel pagi di kantor BKD Kepahiang.

Dalam arahannya, Sekretaris BKD menegaskan bahwa kedisiplinan menjadi faktor utama dalam menjaga kinerja aparatur serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjalankan tugas secara profesional meskipun terdapat kebijakan kerja fleksibel.

“Disiplin adalah fondasi utama pelayanan publik. Tanpa disiplin, kinerja organisasi tidak akan berjalan optimal,” ujarnya di hadapan seluruh pegawai.

BKD Kepahiang juga menyampaikan bahwa kebijakan WFA pada 16–17 Maret 2026 tidak sepenuhnya diterapkan di lingkungan instansi tersebut. Sejumlah pegawai tetap diminta bekerja dari kantor karena adanya pekerjaan mendesak yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Menurut Sekretaris BKD, fleksibilitas kerja tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran dalam menjalankan tugas. Setiap pegawai tetap diwajibkan melaporkan aktivitas kerjanya sebagai bagian dari Laporan Kinerja Harian (LKH).

“WFA bukan berarti tidak bekerja. Semua pegawai tetap wajib melaksanakan tugas dan menyampaikan bukti kerja kepada sekretariat,” katanya.

Selain itu, BKD Kepahiang juga akan memberlakukan sistem piket pada 25–27 Maret 2026 guna memastikan aktivitas administrasi tetap berjalan selama periode kerja fleksibel.

Di sisi lain, BKD tengah mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penataan struktur organisasi. Salah satu langkah yang ditempuh adalah peningkatan tipologi perangkat daerah dari Tipe B menjadi Tipe A.

Perubahan ini dilakukan dengan menambah struktur organisasi dari lima bidang menjadi enam bidang, dengan memecah Bidang Pendapatan menjadi dua unit, yakni Bidang Penetapan dan Bidang Penagihan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan pendapatan daerah sehingga target PAD yang telah ditetapkan pemerintah daerah dapat tercapai secara maksimal.

Menutup arahannya, Sekretaris BKD juga mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga sarana dan prasarana kantor. Ia meminta agar setelah Hari Raya Idul Fitri, seluruh pegawai melakukan inventarisasi barang di masing-masing ruangan untuk memastikan tertib administrasi dan pengelolaan aset daerah berjalan dengan baik.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *