Penelitian Puslitbang Polri di Polres Rejang Lebong Bahas Optimalisasi Almatsus Dalmas dan Ketahanan Pangan

Rejang Lebong – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan penelitian di Polres Rejang Lebong pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Siwas Polres Rejang Lebong ini mengangkat tema “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas serta Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan.”

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolres Rejang Lebong AKBP Florentus Situngkir, S.I.K., M.H bersama jajaran Polres. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag SDM Polres Rejang Lebong Kompol Suraya, S.H., Kasat Binmas IPTU Rudi Sampurno, S.H., M.H., Kepala Perum Bulog Cabang Rejang Lebong A. Musalim Yudha, S.E., Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Rejang Lebong Achmad Syafriansyah, Bhabinkamtibmas Polres Rejang Lebong, serta perwakilan kelompok tani dan kelompok peternak ayam.

Sementara itu, tim penelitian dari Puslitbang Polri dipimpin oleh Kombes Pol Drs. Hariyatmoko, S.I.K., M.H selaku Ketua Tim, bersama anggota AKBP Septi Astuti, S.T., M.A., Penda TK I Dwi Indryuli, A.Md., dan Drs. Ary Wahyono, M.Si.

Dalam sambutannya, Kapolres Rejang Lebong menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim Puslitbang Polri dan berharap kegiatan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kinerja Polri, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selamat datang kepada Tim Puslitbang Polri di Polres Rejang Lebong. Kami berharap kegiatan penelitian ini dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kinerja Polri, khususnya di wilayah Polres Rejang Lebong dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Ketua Tim Puslitbang Polri Kombes Pol Drs. Hariyatmoko, S.I.K., M.H menyampaikan apresiasi kepada Kapolres beserta jajaran yang telah menerima tim penelitian dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa penelitian tersebut bertujuan untuk memperoleh data, masukan, serta gambaran objektif mengenai pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Polres, khususnya terkait penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas dalam penanganan unjuk rasa serta peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Almatsus Dalmas merupakan peralatan khusus yang dirancang untuk mendukung pengendalian massa secara bertahap dengan pendekatan preemptif, preventif, persuasif, dan humanis. Peralatan tersebut meliputi helm, tameng, tongkat Dalmas, body protector, kendaraan taktis seperti AWC dan APC, hingga peralatan non-mematikan seperti gas air mata dan megaphone.

Namun demikian, dalam implementasinya masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi di lapangan, di antaranya keterbatasan jumlah peralatan, kondisi peralatan yang tidak optimal, kurangnya pemeliharaan dan perawatan, serta keterbatasan pelatihan personel dalam penggunaan Almatsus secara maksimal.

Selain itu, penelitian juga menyoroti peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional guna mewujudkan swasembada pangan sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Melalui program ketahanan pangan, Polri menjalankan beberapa kegiatan strategis, di antaranya pemanfaatan pekarangan bergizi melalui budidaya ikan dan peternakan ayam, optimalisasi lahan produktif untuk tanaman jagung, pengawasan distribusi pangan, serta rekrutmen Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) di bidang pertanian.

Dalam pelaksanaannya, Polri tidak hanya berperan dalam aspek pengamanan, tetapi juga melakukan pendampingan kepada petani, fasilitasi koordinasi lintas sektor, serta menjaga stabilitas wilayah produksi dan distribusi pangan.

Kegiatan penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, yaitu melalui pengisian kuesioner secara online oleh responden internal Polri yang menggunakan Almatsus Dalmas serta wawancara mendalam kepada informan yang memiliki pengalaman langsung dalam penggunaan peralatan tersebut.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga memberikan berbagai masukan dan pengalaman di lapangan yang nantinya akan menjadi bahan kajian bagi Puslitbang Polri dalam merumuskan rekomendasi peningkatan kebijakan dan strategi operasional Polri ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *