Maghrib Membara! Kosan di Kandang Digerebek, Prostitusi Online via “Aplikasi Hijau” Diduga Beroperasi Terang-Terangan

BENGKULU, Tintabangsa.com- Suasana Maghrib di Kelurahan Kandang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Sabtu (28/2/2026), mendadak ricuh. Sebuah rumah kos di Jalan Melinjo digerebek warga bersama aparat setelah diduga kuat menjadi lokasi praktik prostitusi online yang beroperasi secara terselubung namun terorganisir.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, transaksi diduga dilakukan melalui “aplikasi hijau” yang kerap dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi rahasia. Pelanggan disebut memesan melalui percakapan pribadi, lalu diarahkan ke kamar kos yang telah disiapkan. Aktivitas keluar-masuk pria di jam-jam tertentu memicu kecurigaan warga.

“Sudah lama dicurigai. Tamu pria sering datang silih berganti, bahkan saat waktu ibadah,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Merasa resah, warga akhirnya berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu untuk melakukan tindakan tegas. Petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah kamar kos. Beberapa orang yang berada di dalam kamar turut diamankan untuk didata dan dimintai keterangan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu, Sahat M. Situmorang, membenarkan adanya operasi penertiban tersebut.

“Benar, kami bersama kepolisian melakukan penertiban di kos-kosan yang diduga menjadi lokasi praktik prostitusi online. Saat ini masih dalam tahap pendataan dan pemeriksaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, jika terbukti melanggar Peraturan Daerah maupun ketentuan hukum lainnya, pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih melakukan pemeriksaan intensif dan belum merinci jumlah orang yang diamankan. Kasus ini kembali menjadi sorotan, mengingat praktik serupa kerap muncul dengan modus baru berbasis aplikasi daring, yang sulit terdeteksi tanpa peran aktif masyarakat.(TB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *