Kota Bengkulu, Tintabangsa.com-Pemerintah Kota Bengkulu bersama aparat gabungan menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan. Patroli terpadu yang melibatkan Polres Bengkulu, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, serta seluruh Polsek se-Kota Bengkulu ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bengkulu.
Langkah tersebut dilakukan menyusul maraknya aksi geng motor yang meresahkan warga dalam beberapa waktu terakhir. Dalam patroli malam itu, Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing turun langsung memberikan imbauan kepada para pelajar, pengelola tempat hiburan, hingga anak-anak muda yang masih nongkrong hingga larut malam.
“Kita bersama-sama langsung menghimbau dan mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Bengkulu terkait adanya jam malam bagi anak-anak pelajar yang masih sekolah. Bukan cuma anak sekolah saja yang kita imbau, seperti tempat hiburan dan tongkrongan juga kita berikan imbauan. Kita juga membagikan surat edaran kepada masyarakat agar anaknya tidak keluar malam,” tegas Ronny.
Tim gabungan menyambangi sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul para remaja pada malam hari. Selain melakukan pengawasan, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat serta menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka.
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu, Rahmad, menyampaikan bahwa patroli gabungan ini akan digelar secara rutin selama Ramadan. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
“Kami sudah menjalani bersama Pak Wali, Pak Wawali, dan para Satpol PP. Ini akan kita laksanakan secara rutin selama bulan Ramadan. Kita sudah punya jadwal sendiri. Ke depan, kita akan terus berkolaborasi seperti hari ini, bersama BPBD, Dinsos, dan Damkar. Terlihat soliditas kita semakin kuat. Semakin banyak yang terlibat, semakin nampak keseriusan kita menciptakan Kota Bengkulu yang aman,” jelas Rahmad.
Ia menegaskan, patroli ini sekaligus menjadi peringatan tegas bagi pihak-pihak yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Ini menjadi peringatan kepada masyarakat yang ingin membuat suasana tidak kondusif. Pemerintah dan aparat hadir, solid, dan siap menjaga keamanan kota,” pungkasnya.
Dengan sinergi lintas instansi tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berharap situasi keamanan tetap terkendali, masyarakat merasa aman, serta generasi muda terhindar dari pengaruh negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.(TB)

