Live Dialog di RBTV, ​Kombes Pol Ichsan Nur Tegaskan Seluruh Personel Polda Bengkulu Adalah Humas Polri

KOTA BENGKULU – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bengkulu, Kombes Pol. Ichsan Nur, S.I.K., hadir sebagai narasumber dalam program Live Dialog “Selamat Pagi Bengkulu” di Studio Utama RBTV lantai 1, Senin (26/1/2026) pagi. Dialog yang dipandu oleh narasumber Maia Linda Sari ini mengusung tema “Semua Polisi Adalah Humas atau All Cops Are Pros” yang berlangsung interaktif sejak pukul 08.30 hingga 09.30 WIB.

​Dalam pemaparannya, Kombes Pol. Ichsan Nur menyoroti perkembangan era digital saat ini yang memunculkan fenomena citizen journalism, di mana setiap orang bisa melaporkan peristiwa secara langsung. Menghadapi tantangan tersebut, seluruh anggota Polri kini dituntut berperan aktif melaporkan kondisi di lapangan serta dibekali dengan kemampuan teknis melaporkan peristiwa dan keahlian public speaking yang memadai.

​Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa fungsi utama Humas Polri tidak hanya sebagai juru bicara Kapolda, namun juga bertanggung jawab mendokumentasikan kegiatan secara visual maupun non-visual. Peran strategis ini bertujuan mempublikasikan seluruh keberhasilan Polri kepada masyarakat luas demi menekan citra buruk yang kerap ditimbulkan oleh segelintir oknum yang mencoreng institusi. Ia menegaskan bahwa setiap anggota terikat aturan disiplin dan kode etik yang kuat, terutama dalam menjalankan fungsi kehumasan di media digital.

​Kombes Pol. Ichsan Nur juga menekankan pentingnya kesabaran bagi personel di lapangan dalam menghadapi dinamika masyarakat, termasuk saat menerima kritik, hinaan, maupun caci maki. Ia menyatakan bahwa Polri tidak anti-kritik dan justru membutuhkan masukan dari masyarakat untuk terus berbenah. Sebagai bentuk komitmen, setiap Senin pagi anggota Polda Bengkulu rutin diberikan pembekalan langsung oleh Kapolda mengenai cara menjadi polisi yang baik dan humanis.

​Upaya berkelanjutan ini membuahkan hasil positif, di mana rilis survei terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan publik (trust) terhadap Polri di Bengkulu mencapai angka 89 persen. Di akhir dialog, ia menyampaikan harapan besar agar polisi senantiasa menjadi penolong bagi masyarakat. Menurutnya, indikator keberhasilan utama Polri adalah melalui tindakan pre-emtif, yakni ketika polisi sudah bertindak dan melakukan pencegahan sebelum suatu tindak kejahatan atau gangguan keamanan terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *