REJANG LEBONG – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai risiko tanah longsor, seiring dengan kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Imbauan tersebut disampaikan melalui Humas kepolisian sebagai langkah edukasi dan pencegahan agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan bencana alam, khususnya banjir dan longsor.
Dalam imbauannya, masyarakat diminta melakukan langkah antisipasi sebelum bencana terjadi, di antaranya dengan memantau informasi cuaca melalui radio maupun aplikasi resmi, membersihkan saluran air dan drainase, mengenali tanda-tanda alam seperti retakan tanah atau pohon yang mulai miring, serta menyiapkan tas siaga bencana berisi perlengkapan darurat. Warga juga diingatkan untuk saling membantu antar sesama melalui semangat gotong royong.
Saat terjadi hujan deras, masyarakat diimbau menghindari wilayah rendah yang rawan banjir serta segera menjauh dari lereng atau tebing apabila muncul tanda-tanda longsor seperti suara gemuruh atau pergerakan tanah. Warga juga diminta tidak berteduh di bawah tebing maupun pohon besar yang berisiko tumbang.
Pasca bencana, masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dengan mengikuti arahan petugas berwenang, memeriksa kondisi bangunan dengan cermat, serta menghindari area yang masih rawan longsor susulan, genangan air, maupun kabel listrik yang terputus. Warga juga diimbau membantu tetangga yang membutuhkan bantuan.
Kepolisian mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, tidak panik, dan selalu mengutamakan keselamatan diri serta keluarga dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

