Mandi di Sungai Ketahun, Remaja 16 Tahun di Lebong Ditemukan Tak Bernyawa

Lebong — Seorang remaja berusia 16 tahun, Fahkry Afrizal, ditemukan meninggal dunia usai diduga tenggelam di Sungai Ketahun, tepatnya di lokasi Lubuk Tik Pe’ing, Desa Lemeu Pit, Kabupaten Lebong, Senin (19/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama sejumlah rekannya mandi di sungai sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, tak lama berselang, korban diduga terseret arus dan tenggelam. Salah seorang saksi kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga yang menerima informasi tersebut langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan pencarian dengan cara menyelam. Sekitar satu jam kemudian, korban berhasil ditemukan pada jarak kurang lebih 50 meter dari titik awal korban mandi.

Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RSUD Lebong untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Lebong Tengah melalui laporan resminya menyampaikan bahwa korban merupakan pelajar SMA Negeri 3 Lebong dan berdomisili di Desa Lemeu Pit, Kecamatan Lebong Sakti. Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengizinkan dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak autopsi, dengan surat pernyataan yang sedang diproses oleh pemerintah desa,” demikian keterangan dalam laporan tersebut.

Rencananya, jenazah Fahkry Afrizal akan dimakamkan pada Selasa (20/1/2026) di Desa Lemeu Pit. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama di lokasi-lokasi yang memiliki arus deras dan lubuk dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *