Anggota DPRD Bengkulu Dukung Larangan Perayaan Tahun Baru Berlebihan

Bengkulu, Tintabangsa.com- Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Teuku Zulkarnain, mendukung langkah Gubernur Bengkulu Helmi Hasan yang melarang perayaan malam Tahun Baru secara berlebihan, seperti meniup terompet, menyalakan kembang api dan petasan, hingga kebut-kebutan di jalan raya.

Dukungan tersebut disampaikan menyusul diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Bengkulu tentang imbauan menyambut libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Teuku Zulkarnain menilai kebijakan tersebut sebagai langkah preventif yang tepat untuk menjaga keselamatan masyarakat, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi menjelang pergantian tahun.

“Kami dari Fraksi PAN DPRD Provinsi Bengkulu mendukung penuh kebijakan Gubernur. Ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari risiko kecelakaan maupun dampak cuaca ekstrem,” kata Teuku Zulkarnain, Minggu (21/12/2025).

Teuku mengatakan, perayaan malam Tahun Baru yang berlebihan kerap menimbulkan berbagai persoalan, mulai dari gangguan ketertiban umum, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi bencana akibat penggunaan petasan dan kembang api.

“Perayaan sebaiknya dilakukan secara sederhana dan tertib. Substansinya adalah refleksi dan rasa syukur, bukan euforia yang berlebihan,” kata Teuku.

Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan secara resmi menerbitkan surat edaran yang menegaskan larangan perayaan malam Tahun Baru secara berlebihan, termasuk meniup terompet, menyalakan kembang api dan petasan, serta kebut-kebutan di jalan raya.

“Tidak melaksanakan pergantian malam Tahun Baru 2026 dengan cara meniupkan terompet, membakar kembang api atau petasan, serta kebut-kebutan di jalan raya,” tegas Helmi Hasan dalam surat edaran tersebut, Selasa (16/12/2025).

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia serta rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu yang memprediksi potensi hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang di seluruh wilayah Bengkulu menjelang akhir tahun.

Gubernur Helmi Hasan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas, baik di darat, laut, maupun udara, mengingat cuaca ekstrem berpotensi mengancam keselamatan.(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *