Cegah Penyalahgunaan Narkoba Dan Kenakalan Remaja, Pemdes Tanjung Harapan Gelar Pelatihan

Mukomuko, tintabangsa.com – Lebih dari 30 remaja mengikuti Pelatihan, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba dan Kenakalan Remaja di Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Kamis (3/7/2025).

Pelatihan berlangsung di Aula Balai Desa Tanjung Harapan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tanjung Harapan, Darmansyah dan dihadiri ketua BPD dan seluruh Perangkat Desa Tanjung Harapan.

Guna memberi pemahaman yang lebih jelas kepada para remaja, pelaksana kegiatan pelatihan menghadirkan 2 narasumber yaitu Waka Polsek Ipuh, Ipda Toni ARW dan Babinsa dari Koramil 428 -02/ Ipuh, Kopda Maruba Sijabat.

Rangkaian acara diawali dengan kata pembukaan dari pembawa acara sekaligus sebagai ketua panitia pelaksana pelatihan, Totok Prasetyo. Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh perangkat desa. Selanjutnya kata sambutan dari Kepala Desa Tanjung Harapan. Lalu penyampaian materi oleh narasumber. Terakhir sesi Poto bersama.

Kepala Desa Tanjung Harapan, Darmansyah, dalam kata pembukaan acara pelatihan menghimbau para remaja selaku peserta pelatihan untuk tidak hanya sekedar hadir dan mendengarkan yang disampaikan narasumber tetapi juga diterapkan dalam perilaku hidup sehari -hari, sehingga para remaja terhindar dari Narkoba dan kenakalan remaja.

“Ada hal- hal yang bisa diambil dari kegiatan ini. Kalau masuk telinga kiri keluar telinga kanan mungkin masih ada bekas. Tetapi yang bahaya itu ketika masuk dari telinga kiri keluar telinga kiri, ini namanya mantul tidak ada bekas sama sekali. Jadi harapan kita kepada para remaja yang ikuti pelatihan hari ini bisa menyampaikan kepada rekannya yang tidak hadir nanti apa yang disampaikan oleh narasumber dalam pelatihan hari ini,” himbau Darmansyah, selaku Kepala Desa Tanjung Harapan.

Ketua BPD Tanjung Harapan, Dasril, sebelum acara inti penyampaian materi juga menyampaikan harapan kepada para remaja untuk tidak hanya sekedar hadir mendengarkan tetapi harus benar -benar memahami dan menerapkan yang disampaikan narasumber dalam pelatihan agar para remaja bisa terhindar dari Narkoba dan Kenakalan Remaja.

“Dasar kita hidup, selain niawa juga ada iman. Kalau iman kita tipis, otomatis diri kita ini akan mudah terpengaruh untuk melakukan kenakalan-kenakalan remaja.

Adapun materi kegiatan Pelatihan Pencegahan “Kenakalan Remaja” kepada para peserta yang dikutip awak media dan diuraikan dengan jelas oleh narasumber, Kopda Maruba Sijabat sebagai berikut:

KENAKALAN REMAJA
Kenakalan Remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa.

FAKTOR PENYEBAB KENAKALAN REMAJA:
-Reaksi frustasi diri,
-Gangguan berfikir dan intelegensia pada diri remaja kurangnya kasih sayang orang tua/Keluarga,
-Kurangnya pengawasan dari orang tua,
-Dampak negatif dari perkembangan teknologi modern
dasar-dasar agama yang kurang,
-Tidak adanya media penyalur bakat/hobi,
-Masalah yang dipendam,
-Keluarga Broken Home,
-Pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif.

CONTOH KENAKALAN REMAJA:
-Membolos sekolah,
-Kebut-kebutan di jalanan,
-Penyalahgunaan narkotika,
-Perilaku seksual pranikah,
-Perkelahian antar pelajar,
-Merusak fasilitas sekolah,
-Mencuri,
-Mencoret-coret dinding sekolah.

TIPS MENCEGAH DAN MENGATASI KENAKALAN REMAJA BAGI “ORANG TUA”:
-Orang tua harus selalu memberikan dan menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya kepada anaknya,
-Jadilah tempat curhat yang nyaman sehingga masalah anak -anaknya segera dapat terselesaikan,
-Perlunya ditanamkan dasar agama yang kuat pada anak-anak sejak dini,
-Pengawasan orang tua yang intensif terhadap anak
-Termasuk di sini media komunikasi seperti televisi, radio, akses internet, handphone, dan lain sebagainya,
-Sebagai orang tua sebisa mungkin dukunglah hobi/bakat anak-anaknya yang bernilai positif,
-Jika ada dana jangan ragu -ragu untuk memfasilitasi hobi mereka agar anak remaja kita dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif.

TIPS MENCEGAH KENAKALAN REMAJA BAGI “SEKOLAH”:
-Perlunya materi pelajaran bimbingan konseling di sekolah,
-Perlunya belajar lebih giat dan bekerja yang lebih maksimal lagi,
-Sekolah dan perangkatnya hendaknya lebih maksimal dalam mengajar yang kreatif,
-Para guru seharusnya lebih memperhatikan kegiatan yang menarik di sekolah sehingga perhatian anak akan fokus pada kegiatan positif di sekolah sehingga anak tidak akan membolos saat jam sekolah yang disebabkan karena kegiatan sekolah tidak menarik.

Sedangkan materi Pelatihan tentang “Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba” yang dikutip awak media dan diuraikan satu persatu dengan jelas oleh narasumber, Ipda Toni ARW, sebagai berikut:

NARKOTIKA
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa, mengurangi/menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Narkotika Golongan I :
Tanaman Vapaver Somniferum, Ophium Mentah, Ophium Masak, Erythroxylon, Cocain, Ganja, Kanabinol dll

Narkotika Golongan II:
Alpha- Centhyl-Metadol, Alpha-Metrodina, Pentanyl, Pethidine, Metadon, dll

Narkotika Golongan III:
Ashetildihidrokodenia, Kodeina, Etil Morfina

ASAL NARKOTIKA:
Tanaman atau bukan tanaman sintetis atau semi sintetis.

AKIBAT MEMAKAI NARKOTIKA:
Menurunkan atau merubah kesadaran.

MANFAAT NARKOTIKA:
Hanya untuk kepentingan medis dan pengembangan ilmu pengetahuan. Golongan I hanya untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

PSIKOTROPIKA
Adalah zat -zat dalam bentuk pil dan obat yang mempengaruhi kesadaran karena sasaran obat tersebut adalah pusat- pusat tertentu di sistim saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang.

Psikotropika Golongan I:
Bronlam Fetamina, Etisiklida, LSD, MDMA (Ekstasi), dll,

Psikotropika Golongan II:
Daksafetamina, Fenetelina, Metaqalon, Sekobarbital, dll,

Psikotropika Golongan III:
Amobarbital, Buprenoefine Flunitrazepam, Pentobarbital, dll,

Psikotropika Golongan IV:
Allobarbital, Alphrazolam, Barbital, Diazepam, Pentobarbital, dll

ASAL PSIKOTROPIKA:
Zat atau obat, Alamiah atau Sintetis bukan Narkotika.

AKIBAT PSIKOTROPIKA:
Psikoaktif (Pengaruhi susunan saraf pusat), perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku zat adiktif lainnya

MANFAAT PSIKOTROPIKA:
Hanya untuk pelayanan medis dan ilmu pengetahuan.

ZAT ADIKTIF LAINNYA:
adalah zat- zat yang mengakibatkan ketergantungan seperti zat-zat Solvaven termasuk Inhalasia (Aseton, Tiner Cat, dan Lem). Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak. Nikotin (tembakau) dan Kafein (Kopi) juga termasuk ke dalam zat adiktif.

ASAL ZAT ADIKTIF LAINNYA:
Tanaman atau bukan tanaman sintetis atau semi sintetis

AKIBAT MENGKONSUMSI ZAT ADIKTIF:
Dapat menimbulkan ketergantungan

MANFAAT ZAT ADIKTIF:
Tergantung pemakai.

BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERHADAP DIRI PEMAKAI:
-Mampu mengubah sikap dan kepribadian, Narkoba dapat menimbulkan sikap agresif atau brutal yang dapat menuju pada tindak kriminal,
-Mendorong perbuatan kriminal untuk memenuhi kebutuhan Narkoba -nya seperti mencuri atau masuk dalam protitusi,
-Mempengaruhi kesehatan fisik, mental, emosi, dan sosial si-pemakai,
-Menimbulkan sifat masa bodoh dan menghilangkan motifasi bekerja atau sekolah.

BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERHADAP KELUARGA:
-Tidak lagi menjaga sopan santun di rumah,
-Melawan kepada orang tua dan tidak segan- segan untuk melakukan kekerasan bilamana maksud/keinginan tidak terpenuhi,
-Tidak menghargai harta milik yang ada di rumah,
-Mencemarkan nama keluarga karena ulah perbuatannya,
-Menghabiskan biaya yang cukup besar untuk perawatan dan pemulihannya.

BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERHADAP MASYARAKAT:
-Tidak segan -segan melakukan tindak pidana,
-Mengganggu ketertiban umum,
-Menimbulkan bahaya bagi ketentraman dan keselamatan umum dan tidak menyesal apabila melakukan kesalahan.

D. BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA TERHADAP BANGSA DAN NEGARA:
-Men sia-siakan potensi sosial, ekonomi, politik, dan budaya dari sebuah negara,
-Rusaknya generasi muda pewaris bangsa yang seyogyanya siap untuk menerima tugas estafet sebagai generasi penerus,
-Hilangnya rasa patriotisme, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, yang pada gilirannya akan memudahkan pihak-pihak lain mempengaruhinya untuk menghancurkan bangsa dan negara.

SIFAT/PENGARUH PENYALAHGUNAAN NARKOBA:
-Depresan – Menekan Sistim Syaraf Pusat.

Depresan adalah sejenis obat yang berfungsi mengurangi aktifitas fungsional tubuh pemakainya hingga ia merasa tenang, tertidur atau tak sadar.

Stimulan – Merangsang Syaraf Pusat.
Stimulan adalah berbagai jenis zat yang dapat merangsang syaraf pusat dan meningkatkan kegairahan dan kesadaran (segar dan bersemangat).

Halusinogen – Menimbulkan kesan palsu:
Halusinogen merupakan obat alamiah atau sintetik yang mengubah persepsi dan pikiran seseorang (halusinasi) sehingga hilang kesadaran akan ruang dan waktu, perasaan curiga dan halusinasi ringan atau berat.

TANDA-TANDA DINI PENGGUNA: -Menurunnya prestasi,
-Suka bolos tanpa sebab,
-Perubahan perilaku,
-Suka menyendiri,
-Pandai berbohong,
-Kamar selalu tertutup,
-Cara berpakaian tidak rapi,
-Ada bau aneh dalam kamar
-Wajah pucat dan kuyu,
-Teman yang tidak dikenal,
-Mata berair,
-Hidung berair atau tangan bergetar,

  • Selalu terlihat gelisah,
    -Badan terlihat lesu,
    -Barang banyak yang raib,
    -Sering pakai kaca mata gelap,
    -Pakai baju lengan panjang,
    -Mudah tersinggung atau marah,
    -Nafas tersengal -sengal

TANDA-TANDA PEMAKAI NARKOBA DI SEKOLAH:
-Suka bolos dan tidak disiplin,
-Perhatian terhadap lingkungan tidak ada,
-Sering mengantuk saat jam pelajaran.
-Sering telat masuk ke kelas setelah jam istirahat,
-Prestasi di sekolah menurun drastis.

CARA MENGELOLA DIRI AGAR JAUH DARI NARKOBA:
-Aktif memegang teguh norma- norma agama dan sosial kemasyarakatan,
-Aktif melibatkan diri dalam kegiatan keluarga, sosial dan agama,
-Aktif melakukan gerak badan dan olah raga secara berkelompok 2 – 3 kali seminggu,
-Aktif melakukan kegiatan hobi, rekreasi atau bermain dengan teman,
-Aktif mengembangkan kemampuan diri dengan berbagai ketrampilan,
-Istirahat yang cukup, 7 – 8 jam sehari,
-Makan yang cukup dengan gizi seimbang dan jam makan yang teratur, usahakan bersama keluarga,
-Hadapi persoalan hidup dengan tidak takut, panik atau stres karena pasti akan dapat diselesaikan,
-Jangan menyimpan “persoalan tidak enak” tapi ceritakan kepada orang lain,
-Telah ada yang mengatur, jalani hidup dengan sebaik-baiknya, percaya bahwa hidup tidak perlu “neko-neko”,
-Jangan mudah menerima sesuatu dari orang yang tidak dikenal atau orang yang dikenal namun tidak dipercaya.

TIP MENGHINDARKAN DIRI DARI
NARKOBA:
-Siapkan mental /diri untuk menolak apabila ditawar Narkoba,
-Hati-hati dalam memilih teman bergaul, karena teman yang baik tidak akan menjerumuskan pada hal-hal yang tidak baik,
-Belajar berkata “tidak” apabila ditawari dengan alasan yang tepat, dan kalau terus memaksa tinggalkan tempat tersebut,
-Tingkatkan prestasi untuk mewujudkan cita-cita dan kembangkan bakat yang ada demi masa depan,
-Lakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk mengisi waktu luang dengan menyalurkan hobi dan yang dapat membuat lebih mandiri.
(ADV/AS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *