Catut Nama Sekdis Pertanian Kabupaten Mukomuko, Kades Nyaris Transfer Uang Puluhan Juta

Mukomuko – Aksi penipuan melalui SMS dan telfon WhatsApp dengan Modus pelaku mengatasnamakan pejabat di instansi Pemerintahan Kabupaten Mukomuko kembali terjadi. Kali ini, pelaku mencatut nama Sekdis Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mastaman, dan yang menjadi calon korbannya adalah Kades Tanjung Harapan, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Darmansyah.

Pelaku diketahui sempat menelfon calon korban menggunakan nomor 081313400428. Percakapan lewat aplikasi WhatsApp, pelaku berusaha meyakinkan calon korban agar mau mengikuti kemauan pelaku.

Untungnya calon korban, tidak mau langsung percaya karena merasa ada kejanggalan, lalu calon korban segera mengecek kebenaran dari informasi tersebut dan menghubungi PPL di Ipuh guna untuk memastikan apakah nomor yang menghubunginya resmi milik Sekdis Pertanian Kabupaten Mukomuko atau tidak.

Peristiwa ini berawal pada Kamis (19/6/2025), calon korban mendapat pesan lewat WhatsApp dari nomor +62 878 3221 5278 dan mengaku sebagai Kabid di dinas pertanian Kabupaten Mukomuko

“Pak Darmansyah disuruh menghubungi pak Sekdis pertanian,” kata yang mengaku Kabid tersebut lalu mengirimkan nomor Sekdis pertanian.

“Di WA dulu sebelum di telfon ya pak,” chat dari yang mengaku Kabid itu lagi.

” Apa kira2 pak Kabid bahan yang mau dibicarakan,” balas calon korban.

“Ada info bantuan untuk Gapoktan Tanjung Makmur yang mau diinfokan pak'” lanjut yang mengaku Kabid.

“Oke terimakasih infonya pak Kabid,” jawab calon korban lagi.

Setelah itu, calon korban tak lain adalah Kades Tanjung Harapan menghubungi ke nomor yang dikirim Kabid yang diakuinya milik Sekdis Pertanian tersebut. Adapun bentuk percakapan antara pelaku dan calon korban yang diceritakan langsung oleh calon korban kepada awak media tintabangsa.com berikut ini.

“Assalamu’alaikum,,, pak Sekdis, saya Darmansyah,” chat calon korban.

“Waalaikumsalam'” balas pelaku yang mengaku Sekdis pertanian.

“Saya disuruh pak Kabid PSP bapak melalui telfon atau chat WA pak?,” chat dari calon korban.

“Silahkan dihubungi saya,” jawab yang mengaku Sekdis itu.

Pelaku kemudian menelfon calon korban, dan merekapun terlibat percakapan.

“Besok pencairan,” kata pelaku.

“Bentuk apa pak?,” jawab calon korban.

“Terserah mau diapakan, besok pencairan sekitar duaratus juta. Cuma persyaratannya bapak harus ikuti, kalau tidak diikuti mungkin PU tidak mau mencairkan. Untuk administrasi 10 persen silahkan diselesaikan,” jawab pelaku kemudian.

“Persyaratannya ini kapan diserahkan apa di Mukomuko atau sekarang,” kata calon korban.

“Sekarang,” jawab pelaku.

“Okelah, kalau memang begitu saya tanya bendahara dulu karena saya tidak pegang uang,” jawab calon korban.

“Oke, saya tunggu paling lama 15 menit mulai dari sekarang,” jawab pelaku lagi.

Merasa ada yang janggal, calon korban lalu menelfon PPL Ipuh, bapak Slamat Solahudin.

“Pak, ini saya dapat telfon dapat bantuan dari dinas pertanian dua ratus juta benar apa tidak pak?,” tanya calon korban.

“Tidak benar itu jangan ditanggapi hoax itu,” jawab Slamat Solahudin.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Fitriyani Ilyas, saat dihubungi tinyabangsa.com, Kamis (10/7/2025) memastikan bahwa info itu tidak benar alias hoax.

“Saya juga ada dengar info tersebut, dan saya pastikan info itu nggak benar. Jadi bagi yang mendapatkan info telfon atau WhatsApp sperti itu jangan ditanggapi.”.Tutup Fitriyani Ilyas. (AS/TB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *