Mukomuko, tintabangsa.com – Polsek Ipuh, menjelaskan kronologis sebelum Rahmayani (32), hilang di Sungai Batang Muar dekat dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Pulau Makmur, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, pada Jum’at (4/4/2025). Kronologis ini, dijelaskan langsung oleh Kapolsek Ipuh, Iptu M Yuli M, SH, kepada awak media saat dikonfirmasi, Senin (7/4/2025).
Kata Iptu M Yuli M, SH, bahwa hingga saat ini, Unit Reskrim Polsek Ipuh dan anggota personil Polsek yang piket serta Bhabinkamtibmas Desa Pulau Makmur bersama masyarakat terus memantau dan melakukan pencarian terhadap korban sejak dinyatakan hilang di Sungai Batang Muar tersebut.
Kapolsek Ipuh, Iptu M Yuli M, S.H., menjelaskan, berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan yang diperoleh dari warga, pada hari Jum’at, 04 April 2025.sore sekira pukul 18.22 WIB, Saudara Hendri saat pulang dari TPI menuju rumahnya sempat melihat Saudari Rahmayani masuk ke arah TPI menggunakan sepeda motor dan pada saat itu Saudari Rahmawati masih menegur Saudara Hendri.
Kemudian sekira pukul 19.30 WIB Saudara Hendri, bersama kawan -kawannya yaitu Saudara Alfian, Saudara Junaidi dan Saudara Rafel pergi.ke TPI untuk memancing Ikan. Setelah sampai TPI, Saudara Hendri melihat ada sepeda motor yang di pakai oleh Saudari Rahmayani yang menegur Saudara Hendri pada waktu jalan pulang sore sebelumnya.
Selanjutnya, Saudara Hendri pergi mencari udang ke pinggir- pinggir sungai untuk umpan mancing selama kurang lebih 1 jam. Dan Saudara Hendri pada saat mau kembali ke dermaga TPI masih melihat sepeda motor tetapi tidak melihat Saudara Rahmayani selaku pemakai motor.
Curiga mereka pacaran atau mojok di semak- semak sehingga Saudara Hendri mencoba untuk mencari keliling dengan menggunakan senter, namun tidak ditemukan. Setelah itu, Saudara Hendri kembali ke sepeda motor milik Saudari Rahmawati lalu melihat ada helm, jaket dan sendal milik Saudari Rahmayani.
Setelah itu Saudara Hendri pergi ke dermaga dan memberitahukan kepada kawan – kawannya ada hal yang tidak beres, motor ada tapi pemiliknya tidak ada, yang ada di motor hanya helm, jaket dan sendal.
Saudara Alfian lalu pergi untuk memberitahukan ke pihak keluarga Saudari Rahmayani dan menemui Saudara Nazar yang rumahnya dekat TPI. Saudara Nazar kepada Saudara Hendri mengatakan bahwa pada saat mau mengambil air wudhu di sungai, sempat melihat Saudari Rahmayani mencuci sepeda motor.
Setelah itu, Saudara Hendri bersama warga melakukan pencarian terhadap keberadaan korban di sungai namun korban tidak ditemukan. (AS/TB).

