Asahan tintabangsa.com – Ka. Kankemenag (Kepala Kantor Kementerian Agama) Kabupaten Asahan Dr. H. Saripuddin Daulay. M.Pd. Pimpin Rapat Koordinasi dengan Ka. Madrasah (MIN, MTsN, dan MAN) di Aula VIP Kantor Kemenag Asahan (Selasa, 21/05/2024).
Ka. Kankemenag yang di dampingi oleh Ka.Subbag Tata Usaha H. Mhd. Darwis Nasution, SE. memberikan arahan kepada 13 Kepala madrasah yang terdiri sepuluh orang Ka. MIN, dua orang Ka. MTsN dan satu orang Ka. MAN.
“kita adakan rakor ini agar terlaksana perbaikan-perbaikan madrasah negeri di Asahan ini yakni dari berbagai aspek dua diantaranya adalah aspek program dan aspek kinerja dari masing-masing madrasah”, terang Saripuddin.
Menurut Saripuddin masih belum ada perubahan-perubahan yang signifikan di madrasah-madrasah terkait dengan aspek program dan kinerja.
“kita harus bertansformasi dari tradisi-tradisi yang lama menuju era digitialisasi sehingga terpenuhi target-target dari aspek program madrasah maupun aspek kinerja”, lanjut Saripuddin.
Aspek program madrasah menurutnya menyangkut banyak hal misal aspek akhlak mulia, aspek keagamaan, aspek sains dan teknologi, aspek bahasa dan budaya dan aspek seni dan olahraga.
Aspek akhlak mulia madrasah harus mampu membangun akhlak disamping ilmu pengetahuan. Sedangkan aspek keagamaan diharapkan kepada siswa mampu mahir dalam keagamaan missal tilawah al Qur’an dan sebagainya.
Selain menerangkan aspek program madrasah Saripuddin juga menyinggung aspek kinerja yang dalam hal ini terkait tata kelola administrasi.
“tata kelola administrasi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku harus serius untuk memperbaikinya termasuk juga kaitannya dengan pelayanan. Yang sekarang ini ada penerimaan peserta didik baru di masing-masing madrasah. Tingkatkan pelayanan, kuatkan semangat integritas dalam penerimaan peserta didik baru”, kata Saripuddin.
Selain itu yang termasuk aspek kinerja menurut Saripuddin adalah tertib administrasi sebagai contoh bagi ASN yang ditugaskan untuk mengikuti diklat baik tingkat provinsi maupun pusat harus melaporkan kembali kepada atasan dan atau menindaklanjuti apa yang sudah didapat pada diklat tersebut dengan penuh tanggungjawab.
Tidak lupa pula Saripuddin mengingatkan tentang penerapan dan pemahaman moderasi beragama di madrasah harus dikembangkan sesuai dengan tingkatan serta tumbuh kembang dan pola piker anak didik, karena ini merupakan program jangka panjang.
“saya juga berharap dengan melakukan penguatan-penguatan terhadap tugas dan fungsi untuk merapikan, menstandarkan administrasi pengelolaan keuangan yang ada di madrasah secara keseluruhan para kepala madrasah semakin solid, bekerjasama satu samalain. Berbagi informasi sehingga madrasah di Asahan ini tumbuh kembang secara merata”, tutup Saripuddin. (Sr/TB)

