MURATARA, tintabangsa.com, -Pemerintah Kabupaten Muratara saat ini bergerak cepat, guna memberikan fasilitas guna mewujudkan Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Surulangun Rawas yang baru.

Lapas Surulangun Rawas menjadi perhatian Pemerintah lantas, Lapas saat ini sedang mengalami over capacity.

Pada hari Senin (15/3/2021) siang, Bupati Muratara Devi Suhartoni menyambangi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemhumham) Sumsel.

Kedatangan mantan Wakil Bupati (Wabup) Muratara tersebut, guna menyerahkan hibah tanah di Muratara ke Kemhumham Sumsel.

Sertifikat tanah seluas 3,8 hektare ke Kepala Kanwil Kemhumham Sumsel Indro Purwoko, di Aula Teleconference Kanwil Kemhumham Sumsel, didampingi oleh Kadiv Kanwil Kemhumham sumsel Rifqi Adrian Kriswanto.

Diungkapkan Bupati Muratara Devi Suhartoni, penyerahan sertifikat tanah ini untuk kepentingan Kemhumham Sumsel. Di sana, rencananya akan dibangun perkantoran, perumahan, gudang dan bangunan lapas baru.

“Karena saat ini, lokasi kita di tengah-tengah, jadi kami mengajak unsur pemerintah untuk membangun Muratara,” katanya.

Tidak hanya menyerahkan 3,8 hektare tanah saja, tapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara akan kembali menyerahkan hibah tanah seluas 3 hektare. Namun saat ini masih pengurusan sertifikat tanah.

Menurutnya, bangunan Lapas Klas III Surulangun Rawas sudah tua dan penuh dengan tahanan, sehingga jumlah tahanannya membludak dibandingkan kapasitas yang tersedia.

Kepala Kanwil Kemhumham sumsel Indro Purwoko mengucapkan terima kasih atas hibah tanah, untuk pembangunan lapas di Muratara.

“Ini sangat membanggakan, apalagi baru dua bulan saya bergabung di Sumsel sudah disambut dengan pemberian tanah,” ujarnya.

Selama lima kali pindah-pindah berdinas di kantor Kemhumham di berbagai provinsi di Indonesia, baru kali ini dirinya mendapatkan hibah tanah yang sudah bersertifikasi.

Diungkapkannya, peningkatan Lapas Rutan Surulangun Rawan menjadi Lapas Klas III membuat kapasitas harus ditambah. Karena, di Lapas Klas III Surulangun Rawan hanya berkapasitas sekitar 200-an orang tahanan.

“Lapas di Muratara memang sangat kecil. Apalagi (tahanan) yang akan dikirim ke Surulangun sebanyak 50 orang tahanan, belum nanti yang lain,” ucapnya.(adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here