Musi Rawas, tintabangsa.com, -Salah satu tokoh pemuda desa Petunang, Kecamatan Tuah Negri, Kabupaten Musi Rawas, menyatakan dukungan dan apresiasi kepada Presiden RI Joko Widodo, yang telah menarik Peratun Perpres terkait Investasi Miras. Rona Almada, mengatakan diduga Perpres yang sempat terbit tersebut, bertentangan dengan ajaran agama Islam, serta dapat menimbulkan gejolak ditengah negeri.

“Saya mengapresiasi dan mendukung langkah Presiden RI, untuk menarik Perpres terkait Investasi Mirasi yang ramai diperbincangkan. Sebagai negara dengan penduduk Islam terbanyak di dunia, dengan dimunculkan Perpres ini,” ungkap Anggota BPD Desa Petunang, Rabu (3/3/2021).

Tentunya akan sangat berdampak terhadap kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, terutama umat muslim. Karena dalam ajaran Islam, sehingga akan menimbulkan gejolak,” tambahnya.

Rona menambahkan, pengaruh Perpres tersebut jika terus dilanjutkan, akan berdampak negatif bagi generasi muda Indonesia kedepannya.

“Generasi muda se-Indonesia akan menjadi korban nantinya, karena pihak perusahaan tentu lebih bebas melakukan promosi,” sambungnya.

Ditempat yang sama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Bersatu Indonesia (IPBI) Kecamatan Tuah Negeri, Hanapiyah menambahkan, terkait Investasi Miras tersebut, seyogyanya cukup melalui Perda Provinsi pada masing-masing daerah yang potensial, sehingga tidak memicu gejolak secara nasional.

“Meskipun mayoritas muslim, namun Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika. Dengan ini seharusnya cukup diatur melalui Perda pada masing-masing Provinsi. Kalau Perpres sifatnya akan menjadi Nasional, meskipun ada daerah-daerah khusus yang diatur, namun sebaiknya cukup melalui perda saja,” jelasnya.

Sebelumnya Pemerintah RI menerbitkan Peraturan Presiden No. 10 tahun 2021, tentang bidang penanaman modal. Namun pada Selasa (2/3) siang, Presiden Joko Widodo secara resmi mencabut kembali perpres tersebut melalui siaran resmi dari Kepresidenan.

“Setelah mendengar berbagai masukan dari sejumlah Ulama dan Tokoh, serta ormas lainnya. Saya sampaikan, saya putuskan, lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru, dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol, saya nyatakan dicabut,” Ujar Joko Widodo dalam Video tersebut. (SY)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here